
Dimas Kanjeng Taat Pribadi ketika dikawal aparat kejaksaan saat mengikuti sidang beberapa waktu lalu.
JawaPos.com – Nama Dimas Kanjeng Taat Pribadi kembali menghebohkan publik. Sosok kontroversial yang sempat menyita perhatian publik karena kasus pembunuhan itu, akhirnya resmi bebas bersyarat setelah menjalani dua pertiga masa hukuman penjara.
Dilansir dari Radar Bromo (JawaPos Group), pemilik padepokan Dimas Kanjeng di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, itu kini kembali menghirup udara bebas dan memilih kembali fokus pada kegiatan keagamaan.
Bebasnya Dimas Kanjeng dikonfirmasi oleh Daeng Uci, menantu sekaligus juru bicara keluarga. “Iya, beliau (Dimas Kanjeng, Red) sudah bebas. Alhamdulillah, selama di tahanan, beliau berkelakuan baik dan berhak mendapatkan potongan remisi. Sehingga, beliau bebas lebih cepat,” ujarnya dikutip JawaPos.com, Rabu (28/5).
Menurut Daeng Uci, kini Dimas Kanjeng lebih memilih memperdalam dan menyebarkan ajaran agama, baik di dalam padepokan maupun saat berada di luar kota.
“Kami sekeluarga menghormati proses hukum yang ada. Meskipun, kami yakin beliau tidak terlibat kasus yang dituduhkan itu. Tapi Alhamdulillah, sekarang sudah bebas dan fokus dengan kegiatan keagamaan di padepokan,” terang Uci.
Diketahui, Dimas Kanjeng sebelumnya divonis 18 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan pada tahun 2016, atas keterlibatannya dalam kasus pembunuhan. Ia kemudian mulai menjalani masa tahanan sejak 2016.
Namun, dalam proses hukum, semua tuduhan penipuan dan penggelapan terhadapnya tidak terbukti di persidangan. Vonis hanya dijatuhkan atas perkara pembunuhan.
Kini, setelah hampir sembilan tahun berlalu, Dimas Kanjeng dinyatakan bebas bersyarat berkat perilaku baik selama menjalani masa hukuman dan mendapatkan hak remisi dari pemerintah.
Kembalinya Dimas Kanjeng ke panggung publik tentu mengundang perhatian. Apalagi ia dikenal dengan latar belakang yang penuh kontroversi, dari dugaan penggandaan uang hingga ribuan pengikut yang setia di padepokannya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
