
Ilustrasi Pernikahan (Freepik)
JawaPos.com - Kisah pernikahan sepasang remaja asal Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, viral di media sosial dan menimbulkan kehebohan.
Sebut saja, YL, 15, siswi kelas 1 SMP, dan RN, 16, siswa kelas 1 SMK, resmi menikah meski usia mereka masih tergolong anak-anak.
Video prosesi adat pernikahan keduanya tersebar luas, terutama lewat unggahan akun Facebook @Diyok Stars yang telah ditonton lebih dari 2,1 juta kali.
Meski melanggar Undang-Undang Perkawinan yang menetapkan usia minimal menikah adalah 19 tahun, keluarga kedua mempelai tampak tak ambil pusing.
Mereka tetap menggelar prosesi adat Sasak bernama Nyongkolan secara meriah, lengkap dengan iringan musik tradisional Gendang Beleq, Kecimol, hingga patung kuda Sasak atau jaran kampus.
Dalam video yang viral, YL dan RN tampil mengenakan pakaian adat. Yang mengundang perhatian netizen, ekspresi dan tingkah laku pengantin perempuan masih terlihat sangat kekanak-kanakan.
Ia tampak berjoget dan berteriak saat prosesi berlangsung, hingga menuai komentar miring dari warganet. Tak hanya saat Nyongkolan, di pelaminan pun YL menunjukkan gestur khas remaja, seperti berteriak dan berpose dengan salam metal.
Fenomena ini membelah opini publik, antara yang prihatin dan menyesalkan, dan yang justru mendukung langkah keduanya menikah demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Rupanya, kisah asmara YL dan RN sudah berjalan cukup lama dan sempat membuat repot keluarga dan aparat desa. Mereka diketahui pernah nekat menjalani tradisi kawin culik, salah satu tradisi khas Suku Sasak sebagai bentuk inisiatif menikah, meski belum mendapat restu.
Kepala Desa Beraim, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah, yang juga merupakan desa asal RN, Lalu Januarsa Atmaja mengungkapkan bahwa pernikahan ini sebenarnya telah coba dicegah sejak awal.
“Dulu pernah mau nikah, tapi oleh Kadus dan kita berhasil melakukan pemisahan keduanya,” kata Lalu Januarsa, sebagaimana dikutip dari Lombok Post, Jawa Pos Group, Minggu (25/5).
Namun, tiga minggu setelah upaya pemisahan itu, RN justru membawa kabur YL ke Pulau Sumbawa selama dua hari dua malam. Aksi nekat ini dilakukan tanpa sepengetahuan keluarga kedua belah pihak, dan membuat masalah semakin pelik.
"Setelah kembali dari Sumbawa, kita coba pisahkan lagi. Tapi orang tua perempuan tidak mengizinkan. Mereka tidak mau menerima kembali anak perempuannya,” ungkap Lalu Januarsa.
Ia mengatakan, pihak keluarga perempuan khawatir anak mereka menjadi bahan omongan warga karena sudah pergi bersama RN selama beberapa hari.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
