Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 April 2023 | 07.17 WIB

Trans Studio Mal Makassar Kebakaran, 32 Orang Mendapat Perawatan

Suasana evakuasi tim Damkar Makassar di lokasi kebakaran Trans Studio Mal Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (24/4) malam. - Image

Suasana evakuasi tim Damkar Makassar di lokasi kebakaran Trans Studio Mal Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (24/4) malam.

JawaPos.com - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyebut data sementara 32 orang mendapat perawatan dampak kebakaran gedung Trans Studio Mal (TSM) Makassar. Sebagian besar sesak napas karena asap.

"Ada 17 orang di Rumah Sakit Siloam dan beberapa lainnya di puskesmas sekitar sini (lokasi kejadian). Sementara 32 orang," ujar Ramdhan di halaman TSM Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (24/4) malam.

Sedangkan satu orang yang pingsan telah dievakuasi karena mengalami sesak napas sudah berangsur pulih, dan telah diizinkan pulang dari Rumah Sakit Siloam.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Makasaar Nursaidah Sirajuddin menambahkan, dari jumlah 32 orang yang mendapat perawatan, ada seorang dilarikan ke Rumah Sakit Siloam dalam keadaan tidak sadar. Dan beberapa lainnya ditangani tim nakes 42 puskesmas didatangkan untuk membantu korban.

"Untuk korban ditangani Puskesmas Mamajang dua orang, Mangasa dua orang, serta beberapa lainnya sudah ditangani. Kami sudah koordinasikan dengan Dinkes Provinsi sesuai arahan wali kota untuk semua rumah sakit dibuka, jadi tidak ada penolakan. Diagnosis sementara adalah sesak napas karena asap," ujarnya menambahkan.

Saat ditanyakan apakah informasinya korbannya didominasi anak-anak, kata dia, masih belum masuk laporannya, karena fokus utama menyelamatkan korban didahulukan.

Mengenai dengan perkembangan evakuasi, wali kota menyatakan saat ini tim Pemadam Kebakaran telah melakukan pendinginan dan konsentrasi asap masih terjebak di dalam. Sehingga perlu pengisap asap dengan alat blower. Hanya saja digunakan satu, masih butuh beberapa blower untuk mempercepat proses pencarian, karena lampu telah dinyalakan.

"Sementara penyisiran belum ada ditemukan korban, itu dilihat dari video, pandangan sangat terbatas. Penyisiran dilakukan tim terpadu menggunakan alat, masker oksigen. Secara normal belum bisa masuk ke dalam, saya coba masuk tapi tidak bisa" ujar Danny.

Kebakaran Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Berdasarkan keterangan Direktur Utama (Dirut) Trans Kalla Makassar, Max Kambuan, musibah kebakaran diduga dipicu korsleting listrik atau arus pendek di salah satu both foto pada lantai satu gedung setempat.

"Kebakaran dipicu arus pendek di salah satu both yang berbahan kertas. Memang dibuat replika menara Eiffel dihiasi lampu untuk swafoto. Dari rekaman video beredar memang panas lampu yang menimbulkan asap hingga terbakar," ujarnya.

Pada saat kertas itu terbakar, kata dia, api menjalar ke atas membuat both yang disiapkan berfoto-foto naik ke atas hingga both itu terjatuh hingga membuat kepanikan pengunjung. Saat ditanyakan bagaimana dengan antisipasi kebakaran apakah sudah disiapkan Hydran maupun Apar dan berfungsi, kata dia berfungsi.

"Kalau saya lihat tadi dari dalam selangnya terbuka semua, semua berfungsi, banjir tadi di atas. Kalau jumlah pengunjung mal yang datang hingga tadi diperkirakan tiga ribuan orang. Soal penanganan korban tentu kami lihat nanti, kami bertanggung jawab," paparnya kepada wartawan.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore