
Lokasi terdampak longsor di wilayah Kabupaten Karo, Sumatera Utara. (BNPB)
JawaPos.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada sepuluh korban meninggal dunia pasca longsor di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut).
Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari pada Selasa (26/11). Abdul Muhari menyampaikan bahwa Tim SAR Gabungan melakukan pencarian sampai Senin malam (25/11).
”Petugas gabungan yang dipimpin Basarnas memfokuskan pencarian korban di sekitar bangunan rumah yang terdampak longsor,” kata dia.
Abdul Muhari memastikan bahwa para korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Kabanjahe. Selain melaksanakan operasi SAR, petugas juga membersihkan lokasi terdampak longsor. Terutama material longsor yang menimbun dan menutup akses jalan menuju lokasi tersebut. Para petugas yang terlibat terdiri atas BPBD, TNI, Polri, Basarnas, dan masyarakat setempat.
Lokasi terdampak longsor di wilayah Kabupaten Karo, Sumatera Utara. (BNPB)
”Material longsor di sekitar Masjid Al-Hidayah yang terletak di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Karo, belum sepenuhnya berhasil dibersihkan. Kondisi tersebut menyebabkan akses jalan belum dapat dilalui kendaraan,” kata Abdul Muhari
Selain menyebabkan sepuluh korban meninggal dunia, longsor di Kabupaten Karo merusak tempat tinggal warga. Data sementara mencatat ada dua unit rumah warga yang rusak berat, kemudian satu penginapan, dan satu masjid. Material longsor juga sempat memutus akses jalan yang menghubungkan Desa Semangat Gunung dengan Desa Doulu.
”Pada lahan pertanian dan sektor perikanan terdampak, pemerintah daerah setempat masih melakukan pendataan di lapangan. Sedangkan dampak lain tanah longsor menyasar pada infrastruktur irigasi dan jaringan listrik yang terputus,” jelas Abdul Muhari.
BNPB mendapat informasi bahwa longsor di Desa Semangat Gunung atau dekat dengan pemandian air panas Sidebu Debu terjadi setelah hujan lebat pada Sabtu lalu (23/11). Memasuki puncak musim hujan, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk waspada dan siap siaga terhadap potensi ancaman bahaya hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor atau angin kencang.
”Lakukan upaya aksi dini untuk menyelamatkan diri dan keluarga. Warga dapat memantau potensi curah hujan melalui kanal resmi pemerintah atau pun BPBD,” imbuhnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
