Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 15 September 2024 | 13.05 WIB

Jenderal Maruli Resmikan Lagi Sumber Air Bersih, Juga Dukung Proyek Cetak Sawah

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak resmikan titik sumber air bersih di Desa Buleleng, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, Sulteng pada Sabtu (14/9). (Dispenad) - Image

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak resmikan titik sumber air bersih di Desa Buleleng, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, Sulteng pada Sabtu (14/9). (Dispenad)

JawaPos.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meresmikan titik sumber air bersih di Desa Buleleng, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, Sulteng pada Sabtu (14/9).

Hal itu dia lakukan untuk menegaskan kembali komitmen TNI AD untuk hadir di tengah-tengah masyarakat.  Kepada awak media, Maruli menyatakan bahwa TNI AD sudah meresmikan 2.700 titik air bersih.

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Angkatan Darat program Manunggal Air yang diselenggarakan di berbagai wilayah Indonesia. KSA menegaskan bahwa program tersebut menjadi bukti nyata bahwa TNI AD hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang kesulitan air bersih.

”Air adalah sumber kehidupan. Melalui program ini, TNI AD hadir sebagai solusi jangka panjang untuk memberikan akses air bersih yang sangat dibutuhkan warga,” kata Maruli.

Orang nomor satu di TNI AD itu menjelaskan bahwa sebagian besar pembiayaan program tersebut berasal dari kerja sama dengan pemerintah daerah dan sektor swasta. Sisanya dibantu oleh pemerintah pusat.

”Ini menunjukkan bahwa kita bisa bergerak cepat dan efektif tanpa harus bergantung sepenuhnya pada anggaran pusat,” ucap dia. 

Jenderal Maru menekankan bahwa program tersebut tidak hanya fokus pada penyediaan air bersih, melainkan juga turut mendukung ketahanan pangan melalui pembukaan lahan baru dan pengembangan sektor pertanian. Menurut dia, air bersih sangat penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian, yang pada saatnya akan memperkuat kemandirian pangan nasional.

”TNI AD berkomitmen mendukung proyek cetak sawah dan pengelolaan lahan pertanian. Ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa Indonesia bisa mandiri dalam hal produksi pangan, mengingat beberapa negara telah menghentikan ekspor bahan pangan demi kebutuhan dalam negeri mereka,” terang dia. 

Maruli menyatakan bahwa instansinya bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan pemerintah daerah akan membentuk satuan khusus yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan melalui pertanian dan pengelolaan sumber daya alam. Selain menjalankan tugas utama di bidang pertahanan, TNI AD terus berupaya turut serta membantu masyarakat dalam bidang ekonomi dan pembangunan daerah.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore