
Salah satu sudut lokasi penyelenggaraan MTQN XXX di Samarinda. (Humas Kemenag)
JawaPos.com – Kota Samarinda menjadi tuan rumah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXX tahun ini.
Kementerian Agama menyatakan, penyelenggaraan MTQN XXX di Samarinda tidak hanya bernuansa syiar Al Quran. Tetapi juga jadi pengungkit ekonomi masyarakat sekitar.
Tidak sedikit penjaja souvenir yang berhasil meraup untung besar saat berjualan di ajang MTQN XXX tersebut.
Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Ahmad Zayadi menyatakan bahwa ajang MTQN bukan sekadar kompetisi keagamaan terbesar di Indonesia. Tetapi juga momentum penting untuk menggerakkan ekonomi daerah yang menjadi tuan rumah MTQ.
"Kami melihat peran strategis MTQ dalam meningkatkan sektor ekonomi lokal, khususnya di Kalimantan Timur. Selain sebagai syiar Al-Qur’an, MTQ nasional ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk mempromosikan dan mengembangkan produk-produk unggulan daerah mereka," ujar Zayadi dalam keterangannya Rabu (11/9).
Ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan MTQN memberikan dampak positif yang luas. Termasuk pada sektor UMKM, kuliner, dan produk kreatif lainnya.
Jadi, menurut dia, ajang sebesar MTQ tidak hanya memberi dampak spiritual, tetapi juga membantu masyarakat tuan rumah memperoleh manfaat ekonomi yang berkelanjutan.
"MTQ Nasional ini menunjukkan bahwa acara keagamaan bisa menjadi kekuatan untuk membangkitkan ekonomi baru bagi masyarakat lokal," jelasnya.
Tidak hanya itu, MTQ Nasional juga menjadi ajang bagi provinsi-provinsi lain untuk memamerkan produk unggulannya melalui lebih dari 30 booth yang disediakan. Ia menjelaskan, acara ini menjadi tempat ideal untuk memperkenalkan produk-produk lokal kepada publik yang lebih luas.
"Melalui MTQ, kita bisa melihat bagaimana produk-produk lokal dari berbagai provinsi mampu bersaing dan mendapatkan perhatian nasional," ungkapnya.
Pihaknya menyampaikan apresiasi mendalam kepada masyarakat Kalimantan Timur yang telah mendukung penyelenggaraan MTQ Nasional kali ini dengan sangat baik.
Zayadi berharap, gerakan ekonomi kreatif yang tercipta selama MTQ dapat terus berkembang bahkan setelah acara berakhir.
"MTQ Nasional ini hanya permulaan. Semoga kolaborasi antara pelaku UMKM, pemerintah, dan masyarakat akan terus terjalin sehingga ekonomi kreatif Kalimantan Timur dapat tumbuh lebih pesat," pungkasnya.
Diantaranya pelaku UMKM yang merasakan berkah dari MTQN di Samarinda adalah Wahyudi, pemilik toko Aci Baru.
Penjual souvenir itu mengaku merasakan dampak ekonomi dari gelaran akbar MTQN. Keuntungan tunai yang diperolehnya bisa mencapai Rp 3 juta untuk transaksi tunai. Sementara dari transaksi QRIS dapat mencapai Rp 1 juta–Rp 2 juta.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
