Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Agustus 2024 | 03.15 WIB

Usai Viral karena Minta Biaya Admin Rp 5.000, Pertamina Patra Niaga Pecat Petugas SPBU di Bali  

Ilustrasi: SPBU Pertamina - Image

Ilustrasi: SPBU Pertamina

JawaPos.com – Seorang petugas SPBU Pertamina di Bali yang melakukan pungutan liar alias pungli kepada pembeli sebesar Rp 5.000 viral di media sosial.

Petugas itu mendadak ramai jadi perbincangan karena pengaduan seorang pembeli yang mengaku selalu mengisi Pertamax sebesar Rp 100 ribu, namun yang tertulis di dispenser BBM hanya 95 ribu. Sementara Rp 5.000 sisanya disebut sebagai biaya admin.

Terkait hal itu, PT Pertamina  Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading Pertamina langsung bergerak cepat merespons keluhan pelanggan terkait operator SPBU di Denpasar, Bali tersebut.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari mengatakan, Pertamina Patra Niaga langsung melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap operator SPBU tersebut.

“Atas kejadian ini, Pertamina Patra Niaga langsung melakukan pengecekan ke SPBU tersebut. Dan kepada operator yang melakukan indikasi pungli sudah dilakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada kesempatan pertama,” kata Heppy dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Selasa (13/8).

Lebih lanjut, Heppy meminta pengelola SPBU untuk meningkatkan pengawasan. Sehingga kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari. Dia memastikan Pertamina Patra Niaga senantiasa berkomitmen mengedepankan kenyamanan konsumen dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Menurut dia, kejadian di Bali ini menjadi pembelajaran untuk seluruh SPBU Pertamina di Indonesia.

“Kejadian ini menjadi pembelajaran bagi seluruh SPBU agar meningkatkan pengawasan di lapangan. Agar tidak ada lagi oknum-oknum operator yang melakukan pungli ataupun memberikan pelayanan tidak sesuai ketentuan,” ujar Heppy.

Pertamina Patra Niaga juga memohon maaf atas kejadian itu. Heppy meminta konsumen agar tak ragu untuk melaporkan melalui call center, jika menemukan dan mengalami pelayanan SPBU yang tidak semestinya.

“Kami mohon maaf atas kejadian ini. Jika konsumen menemukan kendala saat pengisian BBM di SPBU Pertamina atau mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya, dapat melaporkan ke call centre Pertamina 135,” pungkas Heppy.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore