Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Agustus 2024 | 02.44 WIB

Di Surabaya, Ketua PKB Jatim Sebut Lukman Edy Melakukan Kejahatan Direncanakan

Ketua DPW PKB Jatim Gus Halim. (Istimewa) - Image

Ketua DPW PKB Jatim Gus Halim. (Istimewa)

JawaPos.com–Pimpinan PKB Jawa Timur Gus Halim mendatangi Polda Jawa Timur siang ini (9/8). Kedatangan orang nomor satu di PKB Jawa Timur itu untuk memenuhi pemanggilan penyidik pasca laporan untuk mantan Sekretaris Jenderal PKB Lukman Edy.

”Jadi hari ini (9/8), saya memenuhi panggilan untuk melengkapi pertanyaan-pertanyaan dan pernyataan-pernyataan terkait pelaporan yang sudah saya masukkan berkenaan dengan ujaran kebencian yang sifatnya memfitnah dan dilakukan Lukman Edy kepada PKB di semua level karena dia menyebut PKB, berarti ya DPP, DPW, dan DPC dong,” papar Gus Halim di Mapolda Jawa Timur.

Gus Halim mengungkapkan, dimintai ketegasan lagi mengapa melaporkan Lukman Edy. Penyidik menanyakan terkait sisi mana yang menyinggung perasaan sebagai ketua DPW PKB Jawa Timur.

”Itu sangat jelas sekali saya tegaskan bahwa pernyataan Lukman Edy yang menyatakan bahwa keuangan PKB tidak dikelola secara transparan. Hal itu sangat menyakiti dan itu adalah sebuah fitnah yang sengaja, kejahatan yang direncanakan,” imbuh Gus Halim.

”Kenapa saya mengatakan sengaja dan direncanakan? Karena dilakukan di sebuah tempat yang tidak tepat dan mengundang media, bukan hanya sekadar omong-omongan, bukan sebuah forum yang sesuai untuk itu. Apalagi di PBNU, di mana PBNU dengan PKB secara konstitusional tidak ada hubungan apapun,” tambah dia.

Gus Halim menegaskan, PKB dengan warga NU itu kesatuan. Apalagi kalau dirunut, Lukman Edy bukan siapa-siapa bagi PKB.

”Kok bisa ngomong seperti itu, tahu saja enggak, itu yang kemudian kita sangat tersinggung dan merasa bahwa ada fitnah yang sangat keji dan sengaja melakukan kejahatan itu untuk yang ditujukan kepada PKB,” tegas Gus Halim.

Sebelumnya, Ketua DPW PKB Jatim Gus Halim mendatangi Polda Jatim. Gus hanya menyampaikan beberapa kata kepada awak media.

”Jadi saya hadir di sini yang pertama tentu silaturahmi yang penting itu niatnya silaturahmi,” kata Gus Halim.

Gus Halim mengungkapkan, kedatangannya untuk melaporkan Lukman Edy. Menurut dia, apa yang disampaikan Lukman Edy itu penistaan dengan cara memfitnah dan berita bohong.

Lukman adalah mantan Sekjen PKB. Lukman menyampaikan bahwa kurangnya peran Dewan Syuro berdampak pada dinamika di internal PKB dan relasi dengan PBNU.

”Yaitu. Lukman yang mengatakan bahwa elite PKB amburadul dalam mengelola keuangan, tidak pernah diaudit, tidak pernah dipertanggungjawabkan, itu saya merasa itu sebuah fitnah yang keji,” ucap Gus Halim.

Selain itu, lanjut Gus Halim, Lukman Edy juga menyebut dana pilpres. Gus Halim menegaskan bahwa DPW PKB tidak pernah mengelola dana pilpres.

”Dana pilkada, DPW PKB tidak pernah mengelola dana pilkada. Banpol, DPW PKB selalu melaporkan dan audit BPK. Tiap tahun audited BPK,” tegas Gus Halim.

”Dan tentu bisa dilihat di web BPK. Bagaimana PKB Jatim dalam mengelola dana banpol. Dana fraksi, selalu dilaporkan kembali kepada anggota fraksi. Dana yang kita kumpulkan dari fraksi selalu dilaporkan, dan gak ada lagi dana selain itu,” imbuh Gus Halim.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore