
Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono melepas lima truk produk ekspor Jatim. (Pemprov Jatim)
JawaPos.com–Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono melepas lima truk produk ekspor Jatim dalam acara Festival Ekspor 2024 Gelorakan Semangat Kolaborasi dan Hilirisasi Produk Ekspor yang diselenggarakan di Hotel Shangri-La Surabaya, Rabu (7/8).
Lima truk produk yang hari ini (7/8), dilepas merupakan produk unggulan Jawa Timur. Baik dari sektor industri maupun produk hasil dari desa devisa serta dari bumdesma. Total nilai produk yang dilepas kali ini mencapai Rp 1,3 miliar.
”Alhamdulillah ini ekspor lanjutan sekaligus pintu masuk kita untuk lebih tinggi lagi. Khususnya yang ingin kita banggakan adalah desa devisa, yang dimulai dari pembinaan terhadap desa-desa kemudian langsung bisa ekspor dengan keunggulan produk masing-masing,” ujar Adhy.
Produk ekspor yang dilepas di antaranya cokelat rempah, kerajinan rotan, arang sekam, tanaman anggrek, dan richwell biscuit. Adhy menjelaskan, Festival Ekspor terselenggara karena kolaborasi dan sinergi dari berbagai stakeholder terkait baik Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kementerian Keuangan dari pembiayaan ekspor, dan beberapa mitra di Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Adhy juga meresmikan 72 desa devisa di Jawa Timur. Peresmian dilakukan dengan penekanan tombol bersama Direktur Fasilitas Kepabean Ditjen Bea Cukai Padmoyo Tri Wikanto, Kepala Kantor Wilayah III Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Ahmad Bambang Bintoro, Kepala Dinas Disperindag dan Ketua Tim Manajemen Risiko APBN Kemenkeu.
Program pengembangan desa devisa bekerja sama dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Hingga saat ini, total desa devisa di Jawa Timur berjumlah 221 desa.
”Kami bersama- sama ingin memberikan kemudahan sekaligus memfasilitasi para eksporter dan UMKM. Ini juga tidak lepas dari pertumbuhan ekonomi kita yang alhamdulillah tertinggi di Pulau Jawa, pun selaras dengan nilai ekspor yang naik. Kami yakin kinerja neraca perdagangan kita juga bisa naik,” kata Adhy.
Adhy juga menyerahkan penghargaan desa berorientasi ekspor kepada Bumdesa Singosari Lkd Kabupaten Malang dan Sanggrila Fish Indonesia Kabupaten Blitar. Kategori Instansi dan Lembaga Pembina IKM Ekspor diberikan kepada kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Gresik. Sedangkan kategori Perusahaan Pendukung IKM Ekspor diserahkan kepada Exxon Mobil Cepu Limited.
Kepala Kantor Wilayah III Lembaga Pelayanan Ekspor Indonesia Ahmad Bambang Bintoro menyampaikan bahwa pentingnya kolaborasi untuk memperkuat ekosistem ekspor. Utamanya dari pemerintah yang hadir untuk pelaku usaha baik usaha kecil, menengah, hingga koperasi.
”Mari kita tingkatkan volume ekspor bagi usaha kecil dan menengah. Jawa Timur punya 2.500 eksporter ke beberapa negara dengan beberapa produk unggulan. Kehadiran pemerintah sangat diperlukan untuk menyediakan pembiayaan penjaminan yang menunjang ekspor secara nasional,” kata Ahmad.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
