Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 April 2023 | 02.22 WIB

Polres Bantul Sterilisasi Lima Gereja Jelang Perayaan Paskah

Sterilisasi gereja di wilayah Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Jogjakarta untuk ciptakan suasana perayaan Paskah yang aman dan kondusif. - Image

Sterilisasi gereja di wilayah Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Jogjakarta untuk ciptakan suasana perayaan Paskah yang aman dan kondusif.

JawaPos.com–Kepolisian Resor Bantul, bersama Tim Penjinak Bom Kepolisian Daerah Istimewa Jogjakarta (Polda DIJ) sterilisasi lima gereja di wilayahnya jelang perayaan Paskah.

”Sterilisasi dilakukan untuk memastikan lokasi gereja yang akan digunakan untuk pelaksanaan ibadah dan perayaan Paskah terjamin keamanannya,” kata Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bantul AKBP Ihsan seperti dilansir dari Antara di Bantul, Kamis (6/4).

Lima gereja di Bantul yang disterilisasi Gereja Katolik Santo Paulus Pringgolayan Banguntapan, Gereja Katolik Santo Yakobus Klodran Bantul, Gereja Katolik Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran Bambanglipuro, Gereja Katolik Salib Suci Gunung Sempu Kasihan, dan Gereja Santa Theresia Sedayu.

Dalam sterilisasi gereja, Polres Bantul menerjunkan sejumlah personel berkolaborasi dengan Tim Penjinak Bom Polda DIJ. Dengan sterilisasi dan pengamanan di gereja-gereja diharapkan memberi keamanan dan kenyamanan bagi umat kristiani dalam menjalankan ibadah Paskah.

Dia mengatakan, untuk mewujudkan keamanan dalam pelaksanaan Paskah, Polres Bantul mengerahkan 875 personel. Baik dari polres dan polsek yang tergelar di seluruh gereja yang digunakan perayaan Paskah sejak 6 sampai 9 April.

”Pengamanan bersifat terbuka dan tertutup. Kami berharap perayaan Paskah berlangsung damai dan lancar,” ujar Ihsan.

Lebih lanjut, Kapolres Bantul mengatakan, petugas akan menindak tegas terhadap pelaku kejahatan yang mencoba mengganggu jalannya perayaan Paskah di Bantul. Pihaknya meminta jemaat dan warga untuk tetap tenang dan melaksanakan ibadah sebagaimana mestinya.

”Penjagaan terhadap rumah ibadah gereja akan dilaksanakan selama 24 jam. Dan telah disiapkan beberapa strategi pengamanan,” terang Ihsan.

Meski begitu, Kapolres Bantul meminta pihak gereja untuk membentuk pengamanan secara internal, untuk menyaring kedatangan jemaat yang datang. Apakah merupakan jemaat gereja tersebut atau bukan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana menambahkan, sterilisasi gereja tersebut karena merupakan gereja besar dengan jumlah jemaat banyak. Namun demikian, gereja lain tetap mendapatkan perhatian dengan menempatkan personel berseragam ataupun tidak.

”Dengan sterilisasi gereja di Bantul itu diharapkan dapat memberikan jaminan rasa aman kepada jemaat dalam merayakan Paskah. Kami berharap pelaksanaan Paskah di Bantul berjalan aman, damai dan tertib,” tutur I Nengah Jeffry Prana Widnyana.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore