
eFishery bekerja sama dengan DKP NTB bagikan 100 kg ikan kepada 300 anak di Desa Suryawangi, Lombok Timur.
JawaPos.com–eFishery mempertegas komitmen untuk mengurangi angka stunting, dengan menjunjung tinggi misi memperkuat ketahanan pangan melalui produk-produk akuakultur. Kali ini, bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) membagikan 100 kg ikan kepada 300 anak penerima manfaat di Desa Suryawangi, Lombok Timur.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Nusa Tenggara Barat Muslim menyatakan senang dan mengapresiasi inisiatif kampanye Gemar Makan Ikan yang digalakkan eFishery. Selama ini, masyarakat kurang mendapatkan edukasi bahwa ada sumber gizi yang baik dan terjangkau yaitu ikan.
Dia mengatakan, kegiatan tersebut memberikan dampak yang baik untuk peningkatan pengetahuan masyarakat akan pentingnya mengonsumsi ikan.
”Semoga kegiatan Gemar Makan Ikan bersama eFishery ini dapat dilakukan secara berkelanjutan dan merata di seluruh wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat,” ujar Muslim.
Sementara itu, Regulatory Government Affairs Bali - Nusra eFishery Raden Bagus Faizal Irany Sidharta mengatakan, selain membagikan ikan, eFishery turut memberikan edukasi mengenai pentingnya mengonsumsi ikan sebagai salah satu sumber protein dalam mencegah stunting. Pihaknya mendukung pemerintah mencapai target penurunan angka stunting.
Dia menjelaskan, hal itu salah satunya dilakukan melalui kampanye makan ikan di beberapa kota. Pihaknya berupaya menegaskan komitmen untuk pengembangan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi mereka yang terlibat dan berada di dalam ekosistem eFishery.
”Kami berupaya untuk mewujudkan salah satu misi yaitu menyediakan kebutuhan pangan dunia yang berkualitas melalui produk akuakultur,” tutur Raden Bagus Faizal Irany Sidharta.
Melalui kegiatan itu, lanjut dia, pihaknya mengajak masyarakat untuk lebih banyak mengonsumsi ikan. Sebab, ikan merupakan sumber protein yang mudah didapat, harganya terjangkau, dan kaya nutrisi yang baik untuk mencegah stunting.
”Kami berharap bisa terus berkontribusi kepada masyarakat secara berkelanjutan dan mendorong pihak-pihak lain untuk melakukan hal yang sama,” ujar Raden Bagus Faizal Irany Sidharta.
”Isu stunting adalah isu penting dan perlu mendapat perhatian dari berbagai pihak, karena berkaitan dengan tumbuh kembang anak yang merupakan generasi penerus bangsa. Kami serius ikut dalam upaya penurunan stunting, agar dapat memberikan dampak dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan perhatian dan aksi nyata dalam mencapai Indonesia bebas stunting,” tambah dia.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
