
PTPN I Regional 4 lakukan panen perdana di Kebun Rojopolo, HGU Lumajang.
JawaPos.com–Musim panen tebu tahun ini di lingkungan PTPN I (Subholding Supporting Co) Regional 4 telah dimulai. Mengawali musim panen, Region Head PTPN I Regional 4 Subagiyo lakukan panen perdana bersama Kementerian BUMN (KBUMN) di Kebun Rojopolo, HGU Lumajang.
Prosesi panen perdana tersebut dihadiri Deputi Keuangan dan Manajemen Risiko Kementerian BUMN Nawal Nely, Asdep Manajemen Risiko dan Kepatuhan KBUMN Dwi Ary Purnomo, Asdep Industri Perkebunan dan Kehutanan KBUMN Faturohman, dan didampingi Dirut Holding PTPN III (Persero) Moh. Abdul Ghani beserta jajaran manajemen.
Subagiyo memaparkan langkah strategis PTPN I Regional 4 dalam rangka mencapai target program 8 ton gula/ha (P8T).
”Untuk mencapai target P8T dan mendukung swasembada gula nasional, kami menerjemahkannya dengan upaya pencapaian target produktivitas tebu 100 ton/ha. Untuk itu sejumlah langkah strategis pun terus kami upayakan, salah satunya melalui penerapan agroinput tepat waktu serta perbaikan water management system,” terang Subagiyo.
Subagiyo menjelaskan, secara khusus kebun Rojopolo HGU Lumajang PTPN I Regional 4 mampu melampaui dua kali lipat dari target produktivitas yang ditetapkan.
”Secara taksasi, target produktivitas kebun Rojopolo HGU Lumajang berpotensi menyentuh angka 233,4 ton/ha dengan rendemen 8 persen dan proyeksi produktivitas gula mampu berada di angka 18,6 ton/ha,” imbuh Subagiyo.
Deputi Keuangan dan Manajemen Risiko Kementerian BUMN Nawal Nely menyebut hasil panen tebu PTPN I Regional 4 tersebut dapat berkontribusi dalam merealisasikan target stabilitas ketahanan pangan. Dia berpesan kepada tim manajemen kebun PTPN I Regional 4 untuk tetap mengupayakan yang terbaik dalam menghadapi setiap tantangan operasional ke depan.
”Besar harapan kami, dari best management di sini untuk senantiasa keep up the good work, tantangan ke depan masih ada, variasinya masih banyak. Tapi saya optimistis, kalau sudah mampu melalui yang sebelumnya, harusnya ke depan dapat jauh lebih cepat dan lebih baik,” imbuh Nawal Nely.
Sementara itu, menurut Direktur Utama Holding Perkebunan Abdul Ghani, tahun ini produktivitas 8 ton gula/ha dapat tercapai. Akan ada peningkatan target untuk tahun berikutnya.
”Pemerintah telah memberikan kepercayaan kepada PTPN sebagai backbone untuk swasembada gula nasional. Tetapi bukan hanya fokus pada peningkatan produktivitas di kebun tebu milik kita saja, tapi juga perlu bersama-sama petani membangun ekosistem kolaborasi yang saling asah, asih, dan asuh, sehingga petani juga bisa meningkatkan produktivitasnya minimal 8 ton gula/ha,” terang Ghani.
Berdasar Peraturan Presiden No. 40 Tahun 2023 tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional dan Penyediaan Bioetanol Sebagai Bahan Bakar Nabati, sebagai bagian dari PTPN Group, PTPN I Regional 4 berkomitmen kuat untuk merealisasikan ketahanan pangan dan energi. Khususnya terkait percepatan swasembada gula nasional 2030.
Hal itu dilakukan dengan terus mengupayakan perbaikan drainase, peningkatan kualitas pengairan, hingga melakukan masa tebang di tingkat kemasakan yang optimal.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
