Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Mei 2024 | 15.42 WIB

Dilaporkan Telah Tuntas, Proyek JLS Tuban Segmen 2 Nyatanya Alami Komoloran

DIKEBUT: jembatan Proyek di jalur JLS yang molor, hingga kemarin (5/5) terus dikebut oleh para pekerja./Radar Tuban - Image

DIKEBUT: jembatan Proyek di jalur JLS yang molor, hingga kemarin (5/5) terus dikebut oleh para pekerja./Radar Tuban

JawaPos.com – Sempat disebut-sebut telah rampung, pengerjaan Jalan Nasional Wilayah IV Jawa Timur, proyek jalan lingkar selatan (JLS) segmen dua ternyata belum benar-benar dituntaskan oleh Satker Pelaksana.

Dilansir dari Radar Tuban (JawaPos Grup), Kamis (16/5), hingga tanggal 5 bulan Mei 2024 kemarin, masih tampak pengerjaan di sejumlah titik proyek yang terus dikebut.

Saat dikonfirmasi, Staf Satker Pelaksana Jalan Nasional Wilayah IV Jawa Timur Siska Yufina, mengaku bahwa memang sempat ada miskomunikasi antara dirinya dengan laporan yang diterima.

Menurutnya, laporan yang diterima menyatakan proyek JLS telah selesai. Nyatanya, memang belum sepenuhnya rampung sepenuhnya. ''Kontraktor harus mempertimbangkan penuh dengan keterlambatan proyek JLS,'' tegasnya.

Lebih jauh, Siska mengatakan, meski diberi kesempatan 50 hari lagi waktu tambahan untuk menuntaskan pekerjaannya, pihak kontraktor tetap akan dikenakan denda sesuai jumlah kemoloran hari proyek pengerjaannya.

''Denda akan terus bertambah sesuai dengan jumlah hari keterlambatannya,'' ungkapnya sembari menegaskan lagi perihal denda yang dijatuhkan kepada pihak kontraktor.

Kemudian, saat disinggung soal jumlah nominal denda per harinya yang harus dibayar oleh kontraktor atau tim pelaksana proyek, Siska enggan menyebut nominalnya.

''Saya kurang tau lebih detail terkait denda yang harus diterima oleh kontraktor,'' jelas pejabat asal Blitar itu.

Siska juga menuturkan, bahwa pengerjaan proyek oleh kontraktor juga sempat terhenti akibat adanya kejadian truk yang menabrak proyek. Parahnya, kejadian tersebut membuat salah satu bagian dari proyek mengalami kerusakan.

''Saluran udara di sisi dengan dan bagian penghalang jalan alami kerusakan,'' jelas dia.

Kendati mengalami beberapa kendala dan keterlambatan waktu penyelesaian dalam pengerjaannya, Siska menyebut, proyek JLS harus diselesaikan bulan Juni.

Dia menegaskan, bahwa sudah tidak ada kesempatan lagi bagi kontraktor saat lewat waktu tersebut. ''Harapannya kalau bisa sebelum Juni harus tuntas,'' tutupnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore