Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Mei 2024 | 15.38 WIB

Peternak Aceh Hasilkan Cuan Dari Olahan Limbah Ternak

acara Ngobrol Asyik On The Spot (Ngobras OTS) volume 12 bertema Emas Hitam Lebih Tenteram, di Aceh, Selasa (30/4). - Image

acara Ngobrol Asyik On The Spot (Ngobras OTS) volume 12 bertema Emas Hitam Lebih Tenteram, di Aceh, Selasa (30/4).

JawaPos.com–Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menekankan pentingnya integrasi sistem peternakan, khususnya peternakan sapi melalui pemanfaatan hutan. Itu juga dibutuhkan dalam mengembangkan ternak sapi perah.

Mentan Amran berharap peternak kecil bisa tumbuh menjadi menengah, yang menengah tumbuh menjadi besar, dan yang besar akan menjadi semakin besar.

Pada acara Ngobrol Asyik On The Spot (Ngobras OTS) volume 12 bertema Emas Hitam Lebih Tenteram, Selasa (30/4) Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan, kelapa sawit yang dihasilkan di Aceh harus dimanfaatkan untuk diekspor. Begitu juga potensi peternakan di Aceh Besar memiliki identifikasi yang sangat tinggi.

”Sektor pertanian memiliki keuntungan yang sangat banyak dan kita tidak bisa menghasilkan produksi apapun yang baik jika pupuknya tidak dirawat dengan baik, pupuk organik dapat menghasilkan oksigen yang banyak,” ujar Dedi.

Hadir mewakili Bupati Aceh Besar, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar Jakfar mengatakan, dengan kehadiran P4S dapat menjalin kerja sama dengan berbagai instansi serta potensi Aceh Besar dalam bidang pertanian menjadi semakin besar.

”Saat ini 21 ribu hektare lahan baku sawah dan sektor peternakan dimiliki Aceh Besar terintegrasi pula dalam hal pertanian dan peternakan,’’ ujar Jakfar.

Jakfar berharap petani memanfaatkan sumber daya yang tersedia untuk kesejahteraan masyarakat dan mengajak petani milenial untuk berkarya di berbagai sektor pertanian.

Menurut Narasumber Ngobras OTS, yang merupakan Ketua P4S Aceh Tani Lestari Uzir, untuk meraih keuntungan yang lebih, biasanya melakukan bisnis dengan mengembangkan satu ekor sapi. Nanti diputar kembali menjadi pemanfaatan yang bermacam-macam.

”Untuk biogas juga diproduksi di sini dan telah diuji coba kepada 3 rumah dahulu. Saat ini akan terus berinovasi untuk mengolah limbah agar bisa dibisniskan dan menjadi uang,” jelas Uzir.

Uzir juga memberikan tips untuk memberi pakan, dengan memberikan beragam tumbuhan hijau-hijauan yang difermentasi. Sebab, lebih mudah dicerna dan kaya manfaat yang mengembangkan ternak.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore