Aparat Polres Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, memusnahkan sebanyak 109 senjata api rakitan hasil tangkapan dalam kurun waktu 20 hari.
JawaPos.com - Aparat Polres Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, memusnahkan sebanyak 109 senjata api rakitan hasil tangkapan dalam kurun waktu 20 hari sejak (7 hingga 6 Maret 2024).
Pemusnahan yang dilakukan di Markas Polres OKI, Sabtu, tersebut bahkan dipimpin secara langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, Inspektur Jenderal Polisi Rachmad A Wibowo, dan Kepala Polres OKI, AKBP Hendrawan Susanto.
"Sebanyak 109 senjata api rakitan terdiri dari 51 laras panjang dan 58 laras pendek kami musnahkan yang merupakan barang tangkapan kurun waktu 20 hari sejak 7-26 Maret 2024," katanya.
Ia menambahkan, Wibowo sengaja datang ke OKI untuk mengisi berbagai kegiatan yakni Opsnal TW 1 tahun 2024 ini dilaksanakan di GOR Mang Pedeka Polres OKI, dan kemudian dia beserta rombongan berkesempatan memimpin secara langsung pemusnahan senjata api rakitan itu.
"Ini merupakan momen untuk semakin meningkatkan rasa tanggung jawab personel dalam menjaga Kamtibmas wilayah OKI," katanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
