Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 April 2024 | 20.45 WIB

Jelang Lebaran, Kabupaten dan Kota Mojokerto Gelar Gerakan Pangan Murah Secara Rutin Tiap Seminggu Sekali

Kabupaten Mojokerto Gelar Gerakan Pangan Murah (sumber: kominfo jatimprov) - Image

Kabupaten Mojokerto Gelar Gerakan Pangan Murah (sumber: kominfo jatimprov)

JawaPos.com - Untuk meredam inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 2024, Kabupaten Mojokerto kembali menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pendopo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto pada Senin, (1/4) pagi.

Mengutip dari website Pemerintah Kabupaten Mojokerto (4 April 2024), GPM Kabupaten Mojokerto dilaksanakan rutin setiap hari dan dijadwalkan akan melakukan operasi pasar seminggu sekali.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menjelaskan bahwa pelaksanaan program GPM ini untuk mengendalikan inflasi harga pangan di Kabupaten Mojokerto.

"Kalau di Kabupaten Mojokerto rutin diadakan gerakan pangan murah dan Operasi Pasar untuk mengendalikan inflasi, jadi kita menjual barang-barang dibawah harga pasar untuk menstabilisasi harga, khususnya bahan pangan di Kabupaten Mojokerto," tuturnya.

Pemerintah Mojokerto juga memastikan ketersediaan pangan selama Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2024, namun ia menegaskan pendistribusiannya tetap perlu diawasi agar tidak terjadi krisis dan tidak salah sasaran.

"Untuk bahan pangan menjelang lebaran, ketersediaannya aman, tinggal kita mengendalikan pendistribusiannya, karena meskipun ketersediaannya aman tapi pendistribusiannya tidak kita pantau, kemudian banyak bahan pangan yang keluar dari Kabupaten Mojokerto, ketersediaan bisa menjadi tidak aman," pungkasnya.

Selanjutnya, pada hari yang sama, Bupati Ikfina juga mengikuti apel siaga pengamanan pasokan dan harga pangan yang diselenggarakan secara serentak oleh Kementerian Dalam Negeri dan Badan Pangan Nasional secara daring.

Dipimpin langsung oleh irjen Kemendagri, Tomsi Tohir Balaw, Kepala Daerah di 38 Provinsi dan 514 Kabupaten Kota, serta Stakeholder terkait juga turut hadir pada pelaksanaan apel virtual tersebut.

Pada pelaksanaannya, Bupati Ikfina juga didampingi oleh kepala Dispari Kabupaten Mojokerto M. Riduwan dan jajaran Forkopimca Pungging untuk mengikuti jalannya Apel itu.

Sementara pada waktu yang sama, Senin (!/4), Kota Mojokerto juga menggelar Gerakan Pangan Murah di halaman parkir GOR Seni Majapahit.

Pejabat Walikota Mojokerto, Kuncoro, secara langsung meninjau serta memastikan harga barang pokok aman terkendali baik di pasar modern maupun tradisional.

“Semua ini kita lakukan bagian dari upaya untuk memenuhi hak atas konsumen, jadi konsumen kita lindungi, masyarakat itu kita pastikan agar segala kebutuhannya, harga-harga di pasaran sesuai dengan apa yang telah ditentukan,” kata Ali Kuncoro mengutip dari laman gema media mojokerto kota.

“Tadi di Pasar Tanjung Anyar untuk harga daging premium memang di angka 130 ribu per kilogram, untuk harga beras sudah sesuai dengan ketentuan untuk premium maupun medium semua masih dibawah Harga Eceran Tertinggi, cuma untuk harga yang medium harganya pas sesuai HET 10.900 tapi untuk premium yang kelas bawah masih di harga Rp13.900,- dan yang kelas lebih tinggi 14.900 jadi semuanya masih sesuai dengan ketentuan atau HET yang ditetapkan Bapanas,” jelasnya.

Komoditas yang disediakan dalam acara GPM ini beragam, mulai dari bawang putih, telur, cabai, minyak goreng, beras, gula, daging ayam, dan lainnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore