
Truk pengangkut sampah milik DLHKP Kota Pasuruan yang disiagakan dalam menanggapi peningkatan volume sampah selama bulan Ramadhan. /Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo
JawaPos.com – Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Pasuruan memprediksi bahwa volume sampah di Kota Pasuruan akan kembali meningkat selama bulan suci Ramadhan tahun 2024 ini.
Meningkatnya volume sampah itu tidak bisa dilepaskan dari kebiasaan masyarakat yang cenderung lebih konsumtif dibandingkan hari biasa.
Samsul Rizal selaku Kepala DLHKP Kota Pasuruan mengungkap bahwa di bulan Ramadhan tahun 2023 lalu ada peningkatan volume sebanyak sepuluh persen.
Seperti dilansir dari Radar Bromo (JawaPos Group) rata-rata volume sampah yang dihasilkan masyarakat di bulan Ramadhan tahun lalu adalah 113 ton per hari.
Sementara saat hari biasa, volume sampah yang dihasilkan masyarakat berkisar 103 hingga 110 ton per hari. Sehingga ada kenaikan sekitar tiga hingga sepuluh ton dalam satu hari.
Berdasarkan data tersebut, maka DLHKP memprediksi volume sampah di bulan Ramadhan tahun ini juga akan meningkat.
Samsul Rizal menganggap wajar hal ini, sebab di bulan Ramadhan memang masyarakat lebih konsumtif.
Selain berbelanja untuk lauk pauk, masyarakat juga berbelanja kebutuhan untuk takjil berbuka.
“Produksi sampah kemungkinan meningkat. Prediksi kami sama seperti tahun lalu. Sekitar lima hingga sepuluh persen,” ungkap Kepala DLHKP Kota Pasuruan itu.
Ia mengatakan bahwa banyak masyarakat yang punya kebiasaan membeli takjil, baik itu berupa minuman manis atau es buah yang dijual di pasar-pasar takjil.
Kemasan plastik yang digunakan untuk membungkus takjil ini yang membuat peningkatan volume sampah.
Meskipun demikian, pihaknya mengaku tidak bisa membatasi peredaran kemasan plastik yang berpotensi menambah volume sampah itu. Sebab, hal itu telah menjadi tradisi bulan Ramadhan di masyarakat.
Tetapi ia tetap mengimbau agar penjual dan pembeli tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Ia juga mengharapkan agar para penjual ikut membuang sampah pada tempatnya.
Sebagai bentuk upaya menjaga kebersihan lingkungan Kota Pasuruan, pihak DLHKP Kota Pasuruan juga sudah menyiapkan petugas sapu bersih selama bulan Ramadhan ini.
“Kalau di hari biasa, aktivitas bersih-bersih dilakukan di pagi dan sore hari. Namun, saat Ramadhan kami tambah menjadi pagi, sore, dan malam hari,” pungkasnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
