Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Maret 2024 | 14.20 WIB

Antisipasi Kenaikan Volume Sampah Selama Ramadhan, DLHKP Kota Pasuruan Imbau Masyarakat Lakukan Ini untuk Jaga Lingkungan

Truk pengangkut sampah milik DLHKP Kota Pasuruan yang disiagakan dalam menanggapi peningkatan volume sampah selama bulan Ramadhan. /Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo - Image

Truk pengangkut sampah milik DLHKP Kota Pasuruan yang disiagakan dalam menanggapi peningkatan volume sampah selama bulan Ramadhan. /Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo

JawaPos.com – Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Pasuruan memprediksi bahwa volume sampah di Kota Pasuruan akan kembali meningkat selama bulan suci Ramadhan tahun 2024 ini.

Meningkatnya volume sampah itu tidak bisa dilepaskan dari kebiasaan masyarakat yang cenderung lebih konsumtif dibandingkan hari biasa.

Samsul Rizal selaku Kepala DLHKP Kota Pasuruan mengungkap bahwa di bulan Ramadhan tahun 2023 lalu ada peningkatan volume sebanyak sepuluh persen.

Seperti dilansir dari Radar Bromo (JawaPos Group) rata-rata volume sampah yang dihasilkan masyarakat di bulan Ramadhan tahun lalu adalah 113 ton per hari.

Sementara saat hari biasa, volume sampah yang dihasilkan masyarakat berkisar 103 hingga 110 ton per hari. Sehingga ada kenaikan sekitar tiga hingga sepuluh ton dalam satu hari.

Berdasarkan data tersebut, maka DLHKP memprediksi volume sampah di bulan Ramadhan tahun ini juga akan meningkat.

Samsul Rizal menganggap wajar hal ini, sebab di bulan Ramadhan memang masyarakat lebih konsumtif.

Selain berbelanja untuk lauk pauk, masyarakat juga berbelanja kebutuhan untuk takjil berbuka.

“Produksi sampah kemungkinan meningkat. Prediksi kami sama seperti tahun lalu. Sekitar lima hingga sepuluh persen,” ungkap Kepala DLHKP Kota Pasuruan itu.

Ia mengatakan bahwa banyak masyarakat yang punya kebiasaan membeli takjil, baik itu berupa minuman manis atau es buah yang dijual di pasar-pasar takjil.

Kemasan plastik yang digunakan untuk membungkus takjil ini yang membuat peningkatan volume sampah.

Meskipun demikian, pihaknya mengaku tidak bisa membatasi peredaran kemasan plastik yang berpotensi menambah volume sampah itu. Sebab, hal itu telah menjadi tradisi bulan Ramadhan di masyarakat.

Tetapi ia tetap mengimbau agar penjual dan pembeli tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Ia juga mengharapkan agar para penjual ikut membuang sampah pada tempatnya.

Sebagai bentuk upaya menjaga kebersihan lingkungan Kota Pasuruan, pihak DLHKP Kota Pasuruan juga sudah menyiapkan petugas sapu bersih selama bulan Ramadhan ini.

“Kalau di hari biasa, aktivitas bersih-bersih dilakukan di pagi dan sore hari. Namun, saat Ramadhan kami tambah menjadi pagi, sore, dan malam hari,” pungkasnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore