
Kilang Minyak Pertamina Dumai di Jalan Puteri Tujuh, Kota Dumai, mengalami kebakaran disertai dengan ledakan pada Sabtu (1/4) malam pada pukul 22.54.
JawaPos.com - Juadi masih trauma. Bayang-bayang dentuman dan getaran keras yang mengguncang rumahnya belum mau enyah dari benaknya.
”Kejadiannya singkat. Suaranya seperti suara sumbu marcun (mercon) dinyalakan dan langsung diikuti dentuman keras,” kata warga Kelurahan Tanjung Palas, Kota Dumai, Riau, tersebut kepada Riau Pos kemarin (2/4).
Dentuman dan getaran yang dia maksud berasal dari Kilang Pertamina Refinery Unit (RU) II Dumai pada Sabtu (1/4) malam. Ledakan itu terdengar dan terasa sampai berkilo-kilometer jauhnya.
Namun, warga di 13 RT di Kelurahan Tanjung Palas dan Kelurahan Jaya Mukti, Kota Dumai, yang paling merasakan efeknya.
Berdasar pantauan di lapangan, Kilang Pertamina Internasional yang mengolah minyak dan gas untuk kebutuhan Riau dan Sumatera bagian selatan ini berada sangat dekat dengan permukiman warga. Khususnya yang berada di Kelurahan Tanjung Palas dan Kelurahan Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur.
Tembok terakhir kilang dan rumah masyarakat hanya dipisahkan jalan dan berjarak sekitar 10 meter yang tentu sangat riskan dan berbahaya bagi masyarakat jika sesuatu terjadi di dalam kilang.
Kaca di sebagian rumah warga pecah. Sebagian lagi dindingnya retak dan sebagian lain plafonnya roboh. ”Saya beserta istri langsung keluar rumah dan beberapa tetangga juga sudah berada di luar rumah mereka,” ujarnya.
Saking traumanya, Juadi sampai harus mengungsi ke rumah anaknya. ”Saya takut terjadi ledakan kedua dari dalam kilang Pertamina itu,” ucapnya.
Warga lain, Satinem, sempat merasakan tubuhnya melompat sendiri setelah mendengar suara ledakan yang belakangan diketahui berasal dari dalam kilang Pertamina. Kompleks kilang itu hanya berjarak sekitar 10 meter dari rumahnya.
”Badan saya sempat terlompat dengan sendiri dan rumah bergetar. Saya langsung keluar rumah, takut terjadi apa-apa,” ungkap perempuan 84 tahun yang tinggal sendiri di rumah miliknya itu.
Area Manager Comm Rel & CSR Kilang Dumai Agustiawan yang mewakili Pertamina memastikan bahwa semua kerusakan akibat ledakan kilang RU II Dumai menjadi tanggung jawab pihaknya. ”Sudah dibentuk tim untuk mendata kerugian akibat insiden ini,” ujarnya. (azr/sol/mx12/c14/ttg)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
