
Dokumentasi Muslim shalat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Bali, Denpasar. ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari
JawaPos.com - Muhammad Saffaruddin, Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bali, menyatakan bahwa telah disiapkan 21 lokasi tarawih untuk Hari Raya Nyepi yang jatuh pada 11 Maret besok.
Lokasi tersebut tersebar di berbagai wilayah, termasuk Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Tabanan, Gianyar, Buleleng, dan Klungkung, namun hanya warga yang tinggal di sekitar yang diizinkan untuk hadir.
Menurut Saffaruddin, lokasi-lokasi tersebut akan digunakan untuk shalat tarawih pada malam nanti, meskipun tetap mengikuti aturan yang telah disepakati oleh para pemuka agama.
Dia menegaskan bahwa hanya warga yang tinggal di sekitar yang diizinkan untuk hadir, sementara yang tinggal jauh diharapkan untuk tetap di rumah masing-masing.
“Ya tetap dibuka cuma untuk yang dekat-dekat, warga sekitar saja, yang jauh tidak boleh harus tetap di rumah masing-masing, mungkin agak jauh jaraknya dengan masjid dan mushola silahkan di rumah,” kata dia.
Adapun di Denpasar lokasi shalat tarawih di Mushalla Gedung Dakwah PWM Bali, Mushalla Ahmad Dahlan, Mushalla Baitul Mukimin, Rumah Sosial Muhammadiyah Dentim, Mushola Syuhada Padang Indah, Mushalla Al Huda, Mushalla Ar-Rahman, Rumah Dakwah Muhammadiyah PDM, dan Mushalla Uswatun Hasanah.
Di Badung di Gedung PAUD Dalung, Gedung Dakwah PDM Badung, dan Rumah Joglo Mu; Tabanan di
Mushalla Gedung Dakwah PDM Tabanan, Mushalla PCM Selemadeg Bajra, dan Mushalla PCM Bakisan.
Berikutnya di Gianyar dibuka di Mushalla Miftahul Janah; di Buleleng Masjid Al Manar dan Masjid At Taqwa; di Jembrana di Masjid An-Nur Muhammadiyah dan Masjid Ash-Shidiqiyah Sang Surya; di Klungkung di Masjid Al Hikmah.
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, umat Muslim disarankan untuk berkoordinasi dengan kepala lingkungan setempat.
Selain itu, mereka juga diminta untuk berjalan kaki menuju lokasi agar tidak mengganggu proses penyepian bagi umat Hindu.
Upaya semacam ini telah diterapkan oleh Muhammadiyah Bali pada tahun sebelumnya sebagai bagian dari usaha menjaga keharmonisan di masyarakat.
Menurut Saffaruddin, pengalaman tersebut dijadikan acuan agar keharmonisan tetap terjaga dengan baik di masa mendatang.
“Berkaca dari tahun kemarin ya bisa berjalan dengan baik, saya kira masing-masing umat beragama di negara kita sudah paham masalah saling menghormati, pasti sudah tanpa diperintah sudah saling menyadari,“ ujarnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
