Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 10 Maret 2024 | 04.23 WIB

Jalankan Kegiatan Pelestarian Lingkungan Di Labuan Bajo Lewat Kegiatan Bersih Bajo Chapter Three

Suasana kegiatan bersih-bersih pantai dalam acara Bersih Bajo Chapter Three. (Istimewa) - Image

Suasana kegiatan bersih-bersih pantai dalam acara Bersih Bajo Chapter Three. (Istimewa)

JawaPos.com – Bersih Bajo Chapter Three, kegiatan beach clean-up yang diprakarsai oleh Ta’aktana Resort & Spa kembali sukses diadakan pada hari Kamis (7/3) lalu. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan komunitas dan belasan siswa-siswi Binus School Simprug yang menjalani Immersion Trip di Labuan Bajo.

Pada Bersih Bajo kali ini, para siswa dan siswi berkesempatan melakukan rangkaian kegiatan edukasi kepedulian lingkungan dan kepedulian sosial. Di antaranya adalah penanaman koral, pelepasan bayi kura-kura, edukasi tentang pemilahan sampah, serta menggunakan mikroskop digital untuk mengamati microplastics pada sampel pasir.

Sabreena Jacob, General Manager dari Ta’aktana Resort & Spa dalam keterangan tertulisnya berterima kasih kepada berbagai komunitas yang berkenan bahu-membahu merintis Bersih Bajo bersama Ta’aktana Resort & Spa sejak chapter pertama.

“Sejak pertama kali diadakan di tahun 2022 saat pembangunan resort kami bahkan belum dimulai, Bersih Bajo telah berjuang bersama komunitas-komunitas lokal untuk mengadvokasi penanganan sampah yang terintegrasi dan berdampak nyata bagi pelestarian lingkungan di Labuan Bajo, di antaranya Trash Hero Komodo & Mburak, Kole Project, WWF Indonesia, Komodo Water serta Politeknik elBajo Commodus” ujar Sabreena.

Sabreena juga menyampaikan bahwa ke depannya Ta’aktana Resort & Spa akan meneruskan budaya peduli lingkungan pada seluruh staff, serta menjalankan kegiatan beach clean-up secara rutin di Pantai Wae Rana, sebagai salah satu upaya untuk menjaga alam dan meningkatkan daya tarik Labuan Bajo bagi wisatawan lokal dan internasional.

Selain kegiatan beach clean-up, Bersih Bajo kali ini juga diwarnai oleh penampilan dari paduan suara dan tarian oleh siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) Karya Murni di Ruteng.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan donasi untuk SLB Karya Murni, dan Komunitas Pencegahan Stunting pada Anak di Ende yang dipimpin oleh Romo Rudy dari Keuskupan Agung Ende. Adapun donasi diserahkan olehdua siswa dan siswi, yaitu Marcus Louie Sumarta sebagai perwakilan dari Taaktana Resort & Spa dan Athena Anitya Soebagjo sebagai perwakilan dari Binus School Simprug.

Hanz Ponceca, guru dan wali kelas di Binus School Simprug, menyampaikan bahwa pada kegiatan ini para siswa-siswi berkesempatan untuk melihat, menyentuh, dan merasakan sendiri berbagai pengalaman dengan alam dan masyarakat di Labuan Bajo, serta belajar untuk mengapresiasinya.

“Anak-anak kami sangat tergerak saat menyaksikan bakat (menyanyi) yang luar biasa dari para siswa-siswi SLB, salah satunya bahkan menyimpulkan bahwa ternyata kondisi disabilitas dapat ditransformasi menjadi kemampuan yang luar biasa” tutur Hanz.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore