
Kapolresta Bandung Kombespol Kusworo Wibowo. Bagus Ahmad Rizaldi/Antara
JawaPos.com–Polresta Bandung menyatakan tengah menyelidiki kasus Bunga Rawa Edelweiss langka yang rusak diduga akibat kegiatan motor trail di kawasan wisata Rancaupas, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Kapolresta Bandung Kombespol Kusworo Wibowo mengatakan, telah memeriksa enam saksi berkaitan dengan kegiatan motor trail di Rancaupas pada Minggu (5/3).
”Kami telah melakukan penyelidikan kepada saksi-saksi walaupun belum ada pihak korban yang melaporkan berkaitan dengan kerusakan hal tersebut. Hari ini (9/3), kami sudah minta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk melihat ke lokasi,” kata Kusworo seperti dilansir dari Antara di Bandung, Kamis (9/3).
Enam saksi yang diperiksa itu, kata dia, terdiri atas panitia acara, pengelola kawasan wisata, hingga warga sekitar. Pihaknya masih menunggu penilaian dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung guna menentukan tingkat kerusakan.
Kusworo menegaskan, pihaknya tidak memberi izin atas terselenggaranya kegiatan yang akhirnya merusak lingkungan tersebut.
”Sejauh ini belum ada tersangka, kita lihat (hasil) dari DLH nanti,” terang Kusworo Wibowo.
Kusworo menambahkan, tengah menyelidiki adanya pencatutan logo Pemerintah Kabupaten Bandung dalam kegiatan tersebut.
”Pencantuman logo beberapa instansi di dalam baliho atau banner tersebut di mana kami dapat info bahwa pencantuman logo dilakukan tanpa izin,” tutur Kusworo Wibowo.
Sebelumnya, beredar video berdurasi empat menit yang memperlihatkan seorang pria murka akibat sebagian lahan di kawasan Rancaupas rusak. Kegiatan motor trail itu merusak tanaman Bunga Rawa (syngonathus flavidulus).
Pria yang diketahui bernama Supriatna alias Uprit itu menyebut bunga itu cukup langka. Sebab, hanya ada di dua lokasi di Jawa Barat.
Dia mengaku merupakan salah satu orang yang membudidayakan bunga itu di Rancaupas. Untuk itu, dia menyesalkan terhadap pihak yang memberikan izin terselenggaranya acara tersebut.
”Lihat nih dampaknya seperti ini, hancur,” ucap Uprit dalam video itu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
