
Pj Wali Kota Mojokerto, M Ali Kuncoro beri instruksi petugas terkait luapan sungai Sadar. (Antaranews)
JawaPos.com - Pemerintah Kota Mojokerto, Jawa Timur, telah mengoptimalkan rumah-rumah pompa yang tersebar di wilayah tersebut untuk membantu mengatasi dampak banjir yang melanda kota tersebut.
Dikutip dari ANTARA, Pj Wali Kota Mojokerto, M Ali Kuncoro, menyatakan bahwa sejumlah wilayah, terutama Lingkungan Meri, mengalami banjir karena Sungai Sadar meluap, menyebabkan ratusan rumah warga dan bangunan umum seperti sekolah dan masjid terendam banjir.
"Ada sejumlah titik yang memang terdampak akibat meluapnya Sungai Sadar. Sejumlah rumah warga terendam dan juga sejumlah fasilitas umum seperti sekolah, masjid juga ada yang terendam banjir," kata Mas Pj, sapaan akrabnya.
Kuncoro telah memerintahkan Dinas PU Kota Mojokerto untuk memastikan rumah-rumah pompa beroperasi 24 jam untuk mengatasi genangan air di area terdampak banjir.
Dia juga menambahkan bahwa dalam situasi tersebut, pihaknya telah melakukan pendataan terhadap tanggul-tanggul penahan air yang mengalami masalah, dan meminta semua kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan lurah untuk siap siaga 24 jam jika terjadi situasi darurat.
"Kami juga telah mendata seluruh tanggul-tanggul penahan air yang bermasalah, serta mewajibkan seluruh kepala OPD, camat, dan lurah untuk siap siaga 24 jam jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tuturnya.
Banjir yang terjadi disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Jawa Timur pada Selasa hingga Rabu, memicu meluapnya Sungai Sadar dan menyebabkan banjir di beberapa titik di Kota Mojokerto.
Ali Kuncoro langsung turun ke lapangan untuk mengecek kondisi rumah-rumah warga dan memastikan bantuan segera diberikan kepada masyarakat terdampak banjir.
Dia juga menyatakan bahwa pagi ini, mereka telah menyediakan nasi bungkus bagi warga yang terdampak banjir, dan sedang melakukan proses pendirian dapur umum.
"Untuk itu pagi ini kita membagikan nasi bungkus ke rumah-rumah warga yang terdampak dan kita juga sedang proses untuk mendirikan dapur umum," katanya.
Ali menegaskan bahwa banjir hari ini disebabkan oleh luapan Sungai Sadar yang tidak mampu menampung debit air yang cukup besar.
Pemerintah Kota Mojokerto saat ini sedang berupaya keras untuk mengatasi banjir dengan bekerja sama dengan pihak terkait.
Dia menyatakan bahwa mereka telah memeriksa dan memastikan bahwa rumah pompa beroperasi optimal untuk membantu mengatasi banjir.
Selain itu, mereka juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mengantisipasi jika banjir masih belum surut.
"Kita sudah mengecek rumah pompa di lokasi-lokasi terdampak. Kita pastikan rumah pompa yang ada berfungsi maksimal untuk membantu segera menangani banjir," tuturnya.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
