Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Maret 2024 | 17.10 WIB

Dianggap Biang Kecurangan, Ratusan Penyelenggara Pemilu Gelar Aksi Damai

Ratusan penyelenggara Pemilu 2024 yang terdiri dari PPK, PPS dan KPPS menggelar aksi damai di Tugu Perjuangan Jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru. (Istimewa) - Image

Ratusan penyelenggara Pemilu 2024 yang terdiri dari PPK, PPS dan KPPS menggelar aksi damai di Tugu Perjuangan Jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru. (Istimewa)

 
JawaPos.com - Ratusan penyelenggara Pemilu 2024 yang terdiri dari PPK, PPS dan KPPS menggelar aksi damai di Tugu Perjuangan Jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru, Riau. Aksi  tersebut bertujuan guna menyampaikan keprihatinan atas tuduhan yang menyudutkan para penyelanggara pemilu karena dianggap berlaku curang di Pemilu 2024.
 
Ibnu, selalu korlap aksi dalam orasinya mengatakan, dirinya bersama kawan-kawan sangat miris dan kecewa terhadap tuduhan-tudahan tersebut. Padahal tugas yang diemban mereka tidak ringan.
 
Dia berharap, kepada kelompok tertentu, untuk tidak lagi menuduh atau menuding PPK dan KPPS sebagai pelaku kecurangan pada Pemilu 2024. Karena unsur penyelenggara telah menjalankan tugasnya dengan baik sesuai aturang yang berlaku. 
 
 
"Kami penyelenggara Pemilu sudah bekerja siang malam tanpa kenal lelah, bahkan ada juga 8 orang rekan kami anggota unsur penyelenggara pemilu di Provinsi Riau meninggal dunia dan jatuh sakit," ucap Ibnu, Selasa (5/3). 
 
Atas rasa ketidak adilan yang diterima Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), massa menyampaikan 5 poin pernyataan sikap. 5 poin itu yakni:
 
1. Pemilu 2024 sudah sesuai dengan mekanisme dan tahapan yang transparan. 
 
2. Kami anggota KPPS, PPS dan PPK dengan tegas menolak tuduhan sebagai pelaku kecurangan dan manipulasi data serta penggelembungan suara pada pemilu tahun 2024.
 
 
3. Tolong hargai kami yang telah bekerja siang dan malam, beberapa temannkami diluarsana sudah banyak yang meregang nyawa, dirumah sakit demi mengawal pesta demokrasi ini.
 
4. Jangan hanya untuk kepentingan pribadi dan kelompok, kami dituding sebagai pelaku kecurangan. Kami dianggap sebagai kambing hitam padahal kami rela tidak pulang, lupa makan, mengorbankan waktu, tenaga, fikiran juga meninggalkan keluarga kami.
 
5. Beban dan tanggung jawab kami sudah besar dalam pelaksanaan pesta demokrasi, tolong hilangkan asumsi liar yang merugikan moril kami.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore