Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Maret 2024 | 14.30 WIB

Polisi Ringkus Oknum Guru Lecehkan Belasan Siswa

Terduga pelaku pencabulan terhadap belasan siswa SD Negeri di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, menjalani pemeriksaan di Mapolres Cianjur, Kamis (29/2). - Image

Terduga pelaku pencabulan terhadap belasan siswa SD Negeri di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, menjalani pemeriksaan di Mapolres Cianjur, Kamis (29/2).

JawaPos.com–Polisi meringkus oknum guru honorer HR, 27, yang sejak 2017 mengajar di salah satu SD negeri di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur. Dia diduga telah mencabuli belasan siswa.

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Tono Listianto mengatakan, oknum guru tersebut ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan. Polisi menangkap pelaku setelah mendapat laporan dari orang tua siswa yang mendapat pelecehan seksual menyimpang, Senin (26/2).

”Mendapat laporan tersebut, kami langsung mengirim petugas untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku, tanpa perlawanan pelaku digelandang ke Mapolres Cianjur, guna menjalani pemeriksaan,” kata Tono Listianto seperti dilansir dari Antara.

Tono menjelaskan, pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut dengan meminta keterangan saksi lainnya. Sebab, diduga korban lebih dari 15 orang. Saat ini, baru satu orang yang melapor, sehingga korban lain diminta dapat melapor dengan jaminan identitasnya akan dirahasiakan.

Tono Listianto mengatakan, sudah membentuk tim untuk mendalami kasus pelecehan seksual melenceng itu. Tim akan turun langsung ke lokasi sekolah untuk menggali informasi jumlah korban dari aksi bejat oknum guru honorer tersebut.

”Kalau keterangan dari saksi kemungkinan jumlah korban lebih dari 15 orang, saat ini tim sudah dikirim ke lokasi sekolah untuk menggali lebih dalam berapa jumlah korban,” terang Tono Listianto.

Informasi dari keluarga korban yang minta namanya disamarkan sebut saja Ocim, 32, menyebutkan, aksi bejat oknum guru itu, terungkap setelah seorang siswa melaporkan perbuatan HR pada orang tuanya usai mengikuti lomba di sekolah. Sebelumnya, HR membawa siswa tersebut ke ruangan yang sepi untuk melancarkan perbuatan menyimpang.

Setelah melampiaskan nafsunya, pelaku mengancam agar siswa tidak menceritakan perbuatannya tersebut pada siapapun termasuk orang tua.

”Korban sangat banyak dari berbagai angkatan mungkin lebih dari 100 orang,” kata Ocim.

Bahkan informasi didapat orang tua siswa korban, guru laki-laki itu, yang sudah ketahuan sekitar 2 kelas ditambah siswa yang sudah lulus dari sekolah tersebut. Sebagian besar korban mengalami tekanan usai mengalami kejadian pelecehan seksual, sehingga tidak berani melapor.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore