
Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana meninjau lokasi banjir di Brebes, Selasa (27/2).
JawaPos.com–Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyebutkan, setidaknya 7.000-an rumah terdampak bencana banjir di Desa Kedung Tukang, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes.
Penjabat Gubernur Jateng Nana Sudjana menjelaskan, banjir diakibatkan meluapnya Sungai Pemali seiring intensitas hujan yang tinggi. ”Tidak ada tanggul yang jebol, tapi debit airnya besar sampai meluap sehingga menyebabkan permukiman dan persawahan ini terendam,” kata Nana Sudjana seperti dilansir dari Antara.
Dalam kunjungannya, mantan Kapolda Metro Jaya itu ingin memastikan penanganan dan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir dilakukan dengan baik. Banjir di Brebes meluas hingga di 36 desa di enam kecamatan. Yakni Wanasari, Bantarkawung, Larangan, Jatibarang, Songgom, dan Kecamatan Brebes, yang menggenangi sekitar 7.000 rumah warga.
Untuk jumlah warga yang mengungsi, Nana menyebutkan, awalnya tercatat ada 850 warga, namun saat ini tinggal 500-an.
”Sekarang jumlah pengungsi sudah mulai berkurang seiring mulai surutnya air sehingga masyarakat sudah banyak yang kembali dan membersihkan rumah-rumahnya,” ujar Nana Sudjana.
Organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Jateng menyerahkan bantuan senilai Rp 300 juta berupa sembako, pakaian, dan obat-obatan, kepada korban banjir. Pemprov Jateng juga menyalurkan bantuan dari Kementerian Sosial senilai Rp 118.305.000 untuk penanganan banjir di Brebes.
”Kami juga sudah mendirikan beberapa dapur umum untuk mendistribusikan makanan kepada masyarakat yang memang terdampak. Ada tiga titik dapur di Kecamatan Brebes,” terang Nana Sudjana.
Untuk mengantisipasi banjir di daerah tersebut, dia mengaku sebenarnya Pemprov Jateng telah mengantisipasi sejak awal dengan pembuatan tanggul beton pada 2016.
”Cuma kalau intensitas airnya cukup tinggi airnya meluap. Ini akan kami evaluasi, apakah akan kami tinggikan kembali? Nanti hasil evaluasi baru kami melakukan langkah-langkah,” kata ujar Nana Sudjana.
Nana meminta masyarakat untuk tetap bersiaga dan waspada, serta menjaga kondisi kesehatan seiring dengan banjir yang terjadi. ”Tetap waspada, dan kami harapkan jaga kesehatan. Kami pun bersama TNI dan Polri tetap menjaga (keamanan) di kampung. Jangan sampai ada suatu permasalahan dengan barang-barang yang ada,” papar Nana Sudjana.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
