Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Februari 2024 | 17.10 WIB

Sejumlah 22.086 KK di Kabupaten Sidoarjo Terima Bantuan Dampak Bencana dari Bupati Gus Muhdlor

Secara simbolis bantuan tersebut diserahkan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor kepada warga Kecamatan Tanggulangin, Senin (26/2). (Foto: Radar Sidoarjo) - Image

Secara simbolis bantuan tersebut diserahkan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor kepada warga Kecamatan Tanggulangin, Senin (26/2). (Foto: Radar Sidoarjo)

JawaPos.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus berupaya untuk mendistribusikan bantuan bencana. Setidaknya ada 22.086 KK penerima bantuan Sembako.

Bantuan bencana tersebut tersebar di lima kecamatan yang terdampak genangan air. Di antaranya Kecamatan Waru, Taman, Sedati, Tanggulangin dan Kecamatan Jabon.

Secara simbolis, bantuan tersebut diserahkan oleh Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor kepada warga Kecamatan Tanggulangin pada Senin (26/2).

Melansir dari Radar Sidoarjo (Jawa Pos Group), Selasa (27/2), terdapat 2.217 KK warga terdampak genangan air di Kecamatan Tanggulangin. Mereka tersebar di lima desa.

Yakni Desa Kedungbanteng, Desa Banjarasri, Desa Banjarpanji, serta Desa Kalidawir dan Desa Gempolsari. Penyerahan simbolis dilakukan bupati di balai desa masing-masing.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor berpesan kepada masyarakat untuk peduli terhadap lingkungannya. Kebersihan lingkungan harus selalu dijaga.

Sebagai upaya untuk mencegah banjir, pria yang akrab disapa Gus Muhdlor tersebut menghimbau masyarakat untuk sesering mungkin melakukan kerja bakti.

Oleh sebab itu, kemarin Gus Muhdlor menginstruksikan camat dan seluruh kepala desa, serta kelurahan untuk melakukan kerja bakti di wilayah mereka masing-masing.

"Sekuat-kuatnya pemerintah mengatasi banjir, tanpa dukungan warga, mustahil kita bisa menuntaskan persoalan banjir ini. Harus ada sinergitas antara pemerintah sidoarjo dengan masyarakat," ucapnya.

Bupati Sidoarjo mengatakan bahwa kerja bakti memang sudah jarang dijumpai. Saat ini banyak warga yang abai akan kebersihan lingkungan di sekitar mereka.

Kerja bakti hanya dilakukan saat peringatan hari kemerdekaan saja. Bahkan, di momen tersebut tidak banyak warga yang melakukan kerja bakti.

Kalaupun ada, hanya sedikit warga yang ikut berpartisipasi melakukan kerja bakti. Selebihnya, hanya melihat saja, meskipun warga lainnya sedang bersih-bersih.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore