Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Februari 2024 | 16.26 WIB

KIP Foundation Bersama Pemprov Jatim Gelar Pendampingan Desa Wisata di Madiun

Disbudpar Jatim gandeng Lembaga KIP Foundation dampingi desa wisata di Kawasan Selingkar Wilis, Kabupaten Madiun. - Image

Disbudpar Jatim gandeng Lembaga KIP Foundation dampingi desa wisata di Kawasan Selingkar Wilis, Kabupaten Madiun.

JawaPos.com–Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur, menggandeng Lembaga Kita Indonesia Penggerak (KIP) Foundation melakukan pendampingan desa wisata di Kawasan Selingkar Wilis di Kabupaten Madiun. Pendampingan desa wisata itu digelar selama 3 hari, mulai Selasa hingga Kamis (20-22/2), di Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun.

Kegiatan itu diikuti 60 peserta dari pelaku desa wisata Kabupaten Madiun. Turut dihadiri Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Provinsi Jawa Timur Susiati, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pemerintah Kabupaten Madiun Agus Purwo Widagdo, dan Founder KIP Foundatioan Dwi Ariady Kusuma.

Susiati menjelaskan, pendampingan itu untuk meningkatkan kemampuan pelaku dan pengelola desa wisata berbasis potensi daerah setempat. Desa Kare, Madiun, memiliki potensi destinasi dengan panorama alam dan budaya yang bagus, sehingga dibutuhkan sinergi dan kolaborasi untuk membangun destinasi wisata yang lebih maju.

”Potensi Desa Kare ini punya kekayaan alam dan budaya yang luar biasa sehingga kita perlu peran panjenengan semua untuk membangun desa ini,” ujar Susiati.

Selain itu, Kabid Destinasi Pariwisata Disbudpar Jatim itu turut menyampaikan terima kasih kepada KIP Foundation dan Sampoerna untuk Indonesia sebagai stakeholders yang telah mendukung kegiatan-kegiatan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim selama ini.

”Terima kasih KIP Foundation dan Sampoerna untuk Indonesia, telah men-support dan berkolaborasi dalam setiap pendampingan Desa Wisata di Jatim,” tutur Susiati.

Kegiatan pendampingan desa wisata itu dibuka Kepala Dinas Pariwisata, dan Pemuda Olahraga (Disparpora) Pemerintah Kabupaten Madiun Agus Purwo Widagdo. Dia mengharapkan agar kegiatan pendampingan itu menjadi salah satu jalan memajukan desa wisata di Kabupaten Madiun.

Agus mengingatkan kepada para peserta yang hadir bahwa perlu adanya kesepakatan bersama antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat desa agar bersama-sama memajukan desa.

”Program prioritas desa wisata harus menjadi kesepakatan bersama semua elemen. Karena tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak saja sehingga perlu sinergi dengan pemerintah, lembaga, pelaku dan masyarakat desa setempat,” jelas Agus.

Sementara itu, Founder KIP Foundation Dwi Ariady Kusuma menjelaskan, dalam program pengembangan desa wisata yang berkelanjutan membutuhkan kerja sama dari berbagai sektor dengan model pentahelix.

”Perkembangan desa wisata yang berkelanjutan sangat membutuhkan strategi kemitraan yang kuat, salah satunya dengan menggunakan kerja sama model pentahelix yang melibatkan unsur pemerintah, swasta, akademisi, media, dan masyarakat,” ujar Ari.

Selain kerja sama pentahelix, Ari menjelaskan, komunitas masyarakat dalam sebuah desa juga menjadi kekuatan yang memiliki peran penting dalam keberlanjutan desa wisata. Salah satu contoh adalah Desa Kendal Bulur, Kabupaten Tulungagung.

”Di sana kami menemukan sejumlah keunikan dari segala dinamika yang ada di desa tersebut. Sehingga melahirkan konsep Community Base Tourism (CBT) sebagai basis keberlanjutan desa wisata, yang selanjutnya model ini akan kami terapkan di program kerja pendampingan desa wisata 2024,” ucap Ari.

Menurut dia, CBT, akan menjadi hal menarik karena mengkaji interaksi pengunjung yang secara sosiokultur lebih dekat dengan masyarakat setempat.

”Mereka telah mengalami dinamika kehidupan dan kebudayaan sehingga akan melahirkan spirit motivasi untuk berkontribusi pada pembangunan bidang ekonomi dan sosial, di desa wisatanya masing-masing,” ungkap Ari.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore