Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Februari 2024 | 02.25 WIB

Mengenal Wisata Pantai Gemah di JLS Tulungagung Dulunya Dipenuhi Hutan dan Semak Belukar, Ternyata Begini Awal Mulanya

Pemandangan Indah Pantai Gemah, Tulungagung. (Radar tulungagung) - Image

Pemandangan Indah Pantai Gemah, Tulungagung. (Radar tulungagung)

JawaPos.com - Saat ini, Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung sedang menjadi sorotan karena pesona alamnya yang memukau di sepanjang jalan. Dikenal dengan pemandangan indah dan pantai yang memesona, JLS Tulungagung telah menarik minat banyak orang untuk menjelajahnya.

Adanya hal tersebut menjadikan minat akan wisata pantai kembali mendapat sorotan, khususnya Pantai Gemah di sekitar JLS Tulungagung.

Dilansir dari Radar Tulungagung (JawaPos Group) pada Senin (26/2), Pantai Gemah terkenal dengan batu karang yang indah, pasir pantai yang eksotis, dan hutan cemara yang lebat, sehingga menawarkan panorama yang memukau bagi pengunjungnya. Selain itu, kesejukan dan kecantikan Pantai Gemah sudah menjadi hal yang tak diragukan lagi.

Pantai Gemah merupakan pantai yang terletak di pesisir selatan Tulungagung, tepatnya di Desa Keboireng Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung, dapat diakses dengan mudah melalui Jalur Lintas Selatan (JLS).

Selama perjalanan menuju Pantai Gemah, pengunjung akan disuguhkan pemandangan yang estetik dan dipenuhi keindahan di sepanjang perjalanan.

Perjalanan melalui JLS tidak hanya memudahkan akses ke Pantai Gemah, tetapi juga memperkenalkan pesona alam sepanjang perjalanan. Dari pegunungan hingga lautan yang menakjubkan, JLS menarik perhatian mata setiap para pengunjung dengan keindahan alamnya.

Selain sebagai daya tarik visual, Pantai Gemah juga memberikan pendapatan bagi masyarakat sekitar, sehingga dapat berkontribusi dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Dengan banyaknya pengunjung yang berkunjung ke Pantai Gemah, masyarakat sekitar memanfaatkan peluang ini untuk membuka berbagai layanan perdagangan, seperti jasa penyewaan wahana wisata, dan penginapan, dengan tujuan agar para wisatawan merasa nyaman dan mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan selama mengunjungi Pantai Gemah.

Awalnya, Pantai Gemah merupakan daerah yang dipenuhi oleh hutan dan semak belukar yang jarang sekali dikunjungi oleh manusia. Hal ini diungkapkan langsung oleh Bapak Purnomo selaku humas Pantai Gemah.

Kemudian, dengan dibangunnya Jalur Lintas Selatan (JLS), masyarakat termotivasi untuk mengubahnya menjadi sebuah destinasi pantai. Inilah yang mendorong pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang bertugas sebagai pelopor dalam pengembangan Pantai Gemah, hingga akhirnya menjadi seperti yang kita kenal sekarang.

Sememtara itu, menurut Bapak Sukadi, wakil Pokdarwis, Pantai Gemah dulunya hanyalah tempat berkumpulnya sampah-sampah laut. Pada musim kemarau, ombak laut membawa banyak sampah hingga terdampar di tepian Pantai Gemah, menjadikannya penuh dengan limbah.

Awalnya, Pantai Gemah dikelola dan dikembangkan oleh masyarakat Kelompok Sadar Wisata Alam Asri Desa Keboireng bersama dengan Pemerintah Desa dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Namun, seiring berjalannya waktu dan semakin ramainya pengunjung, diperlukan kerja sama pengelolaan dari tiga pihak, yaitu Perum Perhutani, Pemerintah Kabupaten, dan LMDH/Pokdarwis/Desa.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore