JawaPos.com - Proyek pembangunan prasarana pengendalian banjir rob Belawan diklaim dapat menyelamatkan puluhan ribu jiwa di Belawan dari banjir rob.
Dilansir dari SumutPos.co (Jawa Pos Group), Senin (26/2), pembangunan tanggul atau pintu air di kawasan Belawan I saat ini sudah mulai masuk ke wilayah Kelurahan Belawan II.
Hal tersebut ditandai dengan dimulainya proses persiapan lahan pekerjaan untuk mendukung kegiatan konstruksi di seputaran kawasan Paluh Perta, Kecamatan Belawan II.
Di mana lokasi tersebut selama ini menjadi salah satu titik konsentrasi masuknya air pasang laut atau banjir rob di wilayah Belawan.
Hendrik Rompas yang merupakan salah satu tokoh masyarakat Belawan mengatakan bahwa banjir rob selama bertahun-tahun telah menjadi permasalahan utama di Kecamatan Medan Belawan dan Medan Utara.
Sebab, banjir rob sudah menimbulkan kerugian materiil dan non materil yang cukup besar bagi masyarakat yang ada di ujung utara Kota Medan tersebut.
Bahkan, dampak yang ditimbulkan dari banjir rob ini cukup kompleks. Mulai dari peralatan rumah tangga dan kendaraan pribadi warga banyak yang rusak, hingga kesehatan masyarakat yang juga ikut menurun.
Termasuk psikis dan mental warga ikut terganggu. Sehingga Hendrik terpanggil untuk menuntaskan permasalahan tersebut dengan berbagai langkah aksi dan negosiasi kepada berbagai pihak.
Hendrik Rompas juga menyampaikan bahwa Kelurahan Belawan II merupakan salah satu kelurahan yang memiliki populasi penduduk terbesar di Kecamatan Medan Belawan, yakni 25.000 an jiwa dan kerap menjadi langganan banjir rob.
Maka dari itu, Pintu Air yang saat ini sedang berjalan nantinya akan memberikan manfaat yang cukup signifikan untuk menahan laju sebaran air pasang yang menerpa rumah penduduk. Artinya, Pintu Air di paluh perta tersebut akan menyelamatkan puluhan ribu jiwa penduduk Belawan II.
Dia juga berharap proses pekerjaan Pintu Air bisa secepatnya diselesaikan oleh pihak kontraktor dan meminta masyarakat turut mendukung proyek tersebut.
Serta mengawal dan ikut mengontrolnya agar langkah mereka untuk membenahi kota Belawan dapat terus berjalan tahap demi tahap secara berkelanjutan.
"Untuk itu pada kesempatan kali ini saya juga turut mengucapkan banyak terimakasih kepada Walikota Medan Bapak Bobby Afif Nasution yang berusaha menunaikan janjinya bertindak secara nyata dalam mengatasi banjir rob dan melakukan program penataan Kawasan belawan menjadi lebih baik dari sebelumnya," ucapnya.
Saat dikonfirmasi, Camat Medan Belawan, Yoga Budi Pratama Irawan, S.TP mengatakan bahwa pekerjaan proyek tersebut sudah masuk tahap awal pembangunan.
Namun untuk time schedule tersebut sepenuhnya diserahkan oleh Pihak KemenPUPR, sedangkan pihak kecamatan hanya menunggu laporan pengerjaan untuk proyek tersebut.