Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Desember 2022 | 22.40 WIB

Jelang Akhir Tahun, Harga Cabai Rawit Makin Melambung

Cabai merah di pasar Kramatjati, Jakarta, Rabu, (13/7/2022). Harga cabai merah keriting tembus ke atas Rp 140.000 per kilogram (kg), sementara cabai rawit merah melesat ke Rp 120.000 per kg di pasar Tradisional Jakarta.  Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com - Image

Cabai merah di pasar Kramatjati, Jakarta, Rabu, (13/7/2022). Harga cabai merah keriting tembus ke atas Rp 140.000 per kilogram (kg), sementara cabai rawit merah melesat ke Rp 120.000 per kg di pasar Tradisional Jakarta. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

JawaPos.com – Menjelang akhir tahun, harga sejumlah bahan pokok di wilayah Jatim terus merangkak. Cabai rawit menjadi komoditas yang kenaikan harganya paling meroket.

Berdasar data ketersediaan dan rata-rata harga bahan pokok Pemprov Jatim, hingga Rabu (28/12) harga cabai rawit sudah tembus Rp 45.508 per kilogram. Naik dibandingkan sehari sebelumnya, Rp 43.217 per kilogram.

’’Memang terjadi kenaikan. Di pasaran, harganya sudah di atas Rp 40 ribu per kilogram,’’ ucap Wakil Ketua Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI) Wilayah Jawa Timur Nanang Triatmoko kemarin.

Ada sejumlah penyebab kenaikan harga cabai di Jatim. Salah satunya, kenaikan permintaan menjelang akhir tahun. Di sisi lain, stok di lumbung-lumbung cabai di Jatim menipis.

Cabai yang dijual di pasaran sekarang mayoritas adalah hasil panen dan stok dari Banyuwangi dan Kediri. Sementara itu, lumbung cabai tadah hujan di beberapa daerah seperti Lamongan dan Tuban baru mulai menanam pada November. Dengan demikian, baru bisa dipanen satu hingga dua bulan lagi.

’’Meski demikian, kebutuhan cabai di Jatim masih lebih dari cukup. Sehingga tidak perlu impor. Ini masalah pola konsumsi yang meningkat pada Natal dan tahun baru,’’ katanya.

Kepala UPT Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Timur Irita Rahayu Aryati membenarkan adanya kenaikan harga cabai. Dibandingkan pada bulan lalu, ada kenaikan sebesar 22 persen.

’’Tapi, kalau dicermati, di minggu keempat bulan ini, harga cabai mulai alami penurunan kembali,’’ paparnya.

Di sejumlah daerah, selain cabai, ada sejumlah komoditas yang menunjukkan tren kenaikan harga. Di Jember, misalnya. Salah satu yang melonjak adalah bawang merah. ’’Sejak awal bulan, harga bawang merah naik. Sampai Rp 40 ribu (per kilogram),’’ kata Fatimah, pedagang di Pasar Kalisat.

Di Bojonegoro, harga sejumlah komoditas lainnya juga naik. Daging ayam dari Rp 30 ribu per kilogram menjadi Rp 35 ribu per kilogram. ’’Kenaikan sudah terjadi dalam dua minggu. Perkiraan stabil pada pertengahan Januari 2023,’’ ujar Khoirul, pedagang di Pasar Kapas.

Bahkan, khusus cabai, kenaikan harga di sejumlah pasar di kabupaten tersebut sempat tembus Rp 50 ribu per kilogram. ’’Beberapa hari lalu masih di kisaran Rp 35 ribu. Tiba-tiba sampai Rp 50 ribu,’’ kata Tulus, salah seorang pedagang di Pasar Kota.

HARGA BAHAN POKOK PENTING YANG NAIK DI JATIM

Minyak goreng curah : Rp 15.734

Tepung terigu : Rp 11.610

Kacang kedelai : Rp 14.344

Bawang putih : Rp 21.667

Cabai merah besar keriting : Rp 29.128

Cabai merah besar biasa : Rp 23.500

Cabai rawit : Rp 45.658

Beras : Rp 10.408–Rp 12.123

Catatan:

- Harga per kilogram

- Harga beras berdasar jenis

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore