
Jalan mengarah ke Bandara Dhoho Kediri (Radar Kediri)
JawaPos.com - Pembangunan Infrastruktur dengan nilai yang fantastis, seperti tak ada yang tidak molor. Baik dari segi pembangunan hingga operasionalnya.
Molornya pembangunan infrastruktur baru-baru ini dialami oleh proyek Tol Kediri-Tulungagung atau biasa disebut dengan Ki Agung, yang berada di Jawa Timur.
Padahal proyek ini merupakan salah satu infrastruktur yang dinantikan oleh warga Jawa Timur, setelah Bandara Dhoho Kediri.
Sebab, nantinya tol ini akan dijadikan sebagai alternatif jalan yang efisien untuk menuju Kediri-Tulungagung ataupun sebaliknya.
Namun sayangnya, hingga kini proyek Tol Kediri-Tulungagung masih belum dimulai pembangunannya.
Padahal menurut informasi dari laman Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sudah melakukan lelang pada 3 November 2023. Dan proses lelang tersebut dimenangkan oleh PT Gudang Garam Tbk.
Dihimpun dari Radar Kediri (Grup Jawa Pos), alasan molornya pembangunan Tol Kediri-Tulungagung dikarenakan proses yang panjang pasca lelang.
Terdapat tiga tahap yang bakal dilalui sebelum pembangunan Tol Kediri-Tulungagung dimulai.
Ketiga proses itu yakni, proses pendanaan, perencanaan teknik, baru diikuti realisasi fisiknya. Kemungkinan molornya pembangunan itu terjadi pada proses pendanaan atau perencanaan teknik pembangunan tol tersebut.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Kediri Sukadi mengungkapkan pihaknya belum memberikan kepastian kapan dimulainya pembangunan tol Kediri-Tulungagung itu. Terutama di bagian ruas jalan Bandara Dhoho Kediri.
Padahal, lahan yang terdampak pembangunan tol sudah dikosongkan sejak akhir Desember lalu.
Termasuk 180 kepala keluarga (KK) di sepanjang Jl PB Sudirman yang akan menjadi akses utama tol ke bandara.
“Masih belum ada jadwal pasti kapan tol (ruas bandara) akan dibangun,” kata dia.
Meski waktu dimulainya pembangunan tol masih belum pasti, tol yang akan menjadi akses utama menuju ke bandara itu ditargetkan bisa beroperasi pada November tahun ini.
Jika waktu dimulainya pembangunan proyek meleset, besar kemungkinan waktu penyelesaian juga akan lebih lama lagi.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
