Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 Januari 2024 | 13.46 WIB

Peresmian Pasar Wates Kediri Maju dari Jadwal

Bangunan baru Pasar Wates yang diresmikan pada Senin (29/1). - Image

Bangunan baru Pasar Wates yang diresmikan pada Senin (29/1).

JawaPos.com–Peresmian Pasar Wates dimajukan dari jadwal semula. Seharusnya dilaksanakan pada 31 Januari, Pasar Wates sudah diresmikan pada Senin (29/1).

Setelah diresmikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri masih harus menyiapkan undian lapak kios dan los kepada para pedagang yang mencapai ratusan tersebut. Radar Kediri (Jawa Pos Group) melaporkan, Pasar Wates mulai dibersihkan saat akan diresmikan. Dimulai dari penutup seng yang melingkari pasar telah dibongkar. Juga sejumlah pedagang yang berjualan di depan pasar dipindahkan.

Area dalam pasar dibersihkan para petugas. Setelahnya, petugas melakukan pengecekan kios dan los pasar.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih menyampaikan, masih ada tahap yang harus dilakukan setelah peresmian Pasar Wates. Yakni, pengundian nomor untuk lapak kios dan los.

Untuk jadwal pengundian, lanjut dia, Pemkab Kediri masih akan menentukan tanggal. Tetapi, kemungkinan besar pengundian dilaksanakan pada Februari. Lalu, para pedagang langsung bisa menempati pasar baru tersebut.

”Saat ini, kami masih melakukan sosialisasi. Pengundian akan dilakukan dalam waktu dekat,” kata Tutik Purwaningsih dikutip dari Radar Kediri (Jawa Pos Group).

Jika ditilik jadwal, menurut dia, proses pengundian harus dilakukan pada bulan depan. Kemudian, minggu ketiga Maret, para pedagang sudah harus berjualan di pasar baru. Sebab, sesuai harapan, pasar beroperasi sebelum hari raya Idul Fitri.

”Kalau lancar, sebelum minggu ketiga semuanya sudah bisa berjualan,” ujar Tutik Purwaningsih.

Jadwal tersebut juga direncanakan berlaku untuk tempat penampungan pasar sementara (TPPS) Ngadiluwih. Setelah pengundian nomor pada awal Januari, pedagang sudah boleh menempati TPPS.

Direncanakan, lapak ditempati para pedagang dengan batas maksimal minggu ketiga Maret. Atau sebelum hari raya Idul Fitri.

Dihubungi terpisah, salah satu pedagang di Pasar Wates Waluyo mengharapkan para pedagang segera pindah. Sebab, tempat penampungan sekarang bisa dibilang semrawut. Apalagi, pembagian lapak pedagang dirasa kurang jelas.

Kondisi hujan pun bikin pasar kurang nyaman. Yaitu, jalan penampungan sering tergenang air. Sehingga menjadi becek ketika surut. Hal ini berpengaruh terhadap keengganan para pelanggan untuk berbelanja.

”Penampungan yang belakang sini sudah tidak teratur,” ujar Waluyo.

Pria berdomisili di Desa Tawang, Kecamatan Wates, itu juga mengharapkan jika pengundian lapak berjalan lancar. Pemindahan pedagang ke pasar baru juga bisa dilakukan secepatnya.

”Semoga sebelum puasa sudah bisa pindahan,” ucap Waluyo.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore