Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 Agustus 2022 | 13.45 WIB

Labfor Polda Bali Ungkap Penyebab Tabung Minyak Meledak saat Ngaben

Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali saat melakukan olah tempat kejadian perkara meledaknya tabung minyak saat ngaben masal di kuburan Desa Selat, Belega, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali. Labfor Polda Bali/Antara - Image

Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali saat melakukan olah tempat kejadian perkara meledaknya tabung minyak saat ngaben masal di kuburan Desa Selat, Belega, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali. Labfor Polda Bali/Antara

JawaPos.com–Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali mengungkap penyebab ledakan dan kebakaran tabung minyak kompor pembakaran jenazah saat upacara ngaben masal di kuburan Desa Selat, Belega, Gianyar karena kebocoran selang kompor.

Dari hasil pemeriksaan dan olah TKP, menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto, asal mula ledakan dan kebakaran dari dalam tabung minyak kompor yang terlempar sejauh 32 meter arah utara lokasi awal tabung dengan kondisi alas tabung terlepas.

”Bahan bakar yang keluar dari selang yang bocor tersebut tersambar api pembakaran petulangan/jenazah, kemudian merambat ke dalam tabung minyak (campuran solar dan pertalite) sehingga terjadi ledakan disertai kebakaran,” kata Satake Bayu seperti dilansir dari Antara.

Barang bukti yang ditemukan dan diambil di sekitar lokasi ledakan dan api pertama kebakaran berupa swab tabung minyak kompor dan selang kompor telah diperiksa lebih lanjut di Laboratorium Forensik Polda Bali.

Kejadian pada Jumat (19/8) sekitar pukul 19.30 wita itu telah diselidiki tim Laboratorium Forensik Polda Bali pada Senin (22/8) dengan melibatkan tim olah TKP Bidang Laboratorium Forensik Polda Bali didampingi Kanitreskrim dan lima orang anggota Unit Reskrim Polsek Blahbatuh, Kepolisian Resor Giayar.

Dari hasil pemeriksaan, kata dia, tim Labfor mengungkapkan pada saat terjadi ledakan dan kebakaran, kompor dalam posisi hidup dan sedang melakukan pembakaran petulangan/jenazah. Barang bukti yang ditemukan dan diambil di sekitar lokasi ledakan dan api pertama kebakaran berupa tabung minyak kompor dan selang kompor.

Sementara itu, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Ngoerah (sebelumnya RSUP Sanglah) telah mengonfirmasi ada dua korban ledakan kompor saat ngaben (kremasi) masal di Blahbatuh, Gianyar, Bali, meninggal dunia pada Sabtu (20/8) malam dan Minggu pagi.

Hingga kini, empat korban ledakan tabung minyak saat Ngaben (Kremasi) di Blahbatuh, Giayar tersebut masih dirawat intensif di RS Ngoerah Denpasar, Bali.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore