ILUSTRASI Bandara Dhoho.
JawaPos.com – Jelang operasionalnya yang semakin dekat, penataan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang akan dijual di Bandara Dhoho Kediri terus disempurnakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri dan PT Angkasa Pura 1.
Sebelumnya, diketahui Pemkab Kediri telah mengumumkan terkait penyediaan 3 (tiga) stan yang akan diisi oleh setidaknya 60 produk UMKM, dari beberapa daerah yang letaknya tak jauh dari Kabupaten Kediri atau daerah Mataraman.
Pemkab bersama PT Angkasa Pura 1 juga menunjukkan keseriusannya dalam pengadaan produk UMKM di Bandara Dhoho Kediri ini. Salah satunya dengan melakukan kurasi terhadap 140 produk UMKM yang telah disiapkan oleh masing-masing daerahnya, pada Selasa (23/1).
Namun, hasilnya ternyata masih belum baik. Sebab, hanya separonya atau 70 produk UMKM saja yang berhasil lolos proses kurasi tersebut. Kendati demikian, pemkab tetap memberikan toleransi agar para pemilik produk dapat segera memperbaiki hal-hal yang menjadi catatan dalam jangka waktu yang telah ditentukan.
Kesempatan itu diberikan karena, menurut Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopusmik) Kabupaten Kediri Mamiek Amiyati, para pelaku UMKM tersebut mendapatkan tempat istimewa di Bandara Dhoho Kediri, sehingga segala sesuatunya harus dioptimalkan.
Salah satu keuntungan yang ditawarkan pemkab terhadap pelaku UMKM tersebut juga dapat dilihat dari difasilitasinya stan gratis selama enam bulan pertama berjalan. Sehingga, para pelaku UMKM otomatis tak akan dikenai biaya sewa. “Untuk enam bulan pertama kami digratiskan oleh pihak bandara,” terang Mamiek.
Mamiek menyebut, barulah setelah waktu enam bulan itu habis, pihak PT Angkasa Pura I akan kembali melakukan pembahasan apakah tetap gratis atau dikenakan tarif. “Untuk berapa harga sewa, itu nanti akan dibahas lagi,” lanjut Mamiek.
Seperti diberitakan sebelumnya, pemkab terus mengoptimalkan pemetaan terhadap produk UMKM yang akan dijual di bandara. Dalam rencananya, akan ada tiga jenis produk yang dijual diantaranya produk makanan dan minuman (mamin), craft atau kerajinan, dan olahan kopi.
Lebih lanjut, Mamiek juga mengungkap jika semuanya berjalan dengan lancar, rencananya produk tersebut akan mulai dijual di bandara pada 1 Februari mendatang. Sebagai informasi, tiga stan tersebut lokasinya berada di terminal umum Bandara Internasional Dhoho Kediri.
Dengan diberikannya kesempatan emas itu, Mamiek berharap agar para pelaku UMKM dapat memanfaatkanya dengan sebaik-baiknya. Apalagi, jika sudah dijual pada taraf di area bandara internasional, besar kemungkinkan produk yang dijual tersebut dapat dikenal luas. “Apalagi nanti bandara akan digunakan untuk penerbangan internasional,” sambungnya.
Mamiek juga berharap agar UMKM Kabupaten Kediri untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas produknya agar tidak tergeser dengan produk daerah lain. Karena, untuk stan jenis craft tidak hanya akan diisi oleh UMKM lokal tetapi juga dari 12 daerah yang berada di selingkar Wilis. “Kami sudah beri pembekalan agar produk memiliki nilai jual yang lebih tinggi,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022