Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Januari 2024 | 06.00 WIB

Proyek Pelabuhan Gesing di Panggang Gunungkidul Dikebut, Bakal Diresmikan Oktober 2024

Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Gesing di Kelurahan Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, DI Jogjakarta. - Image

Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Gesing di Kelurahan Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, DI Jogjakarta.

JawaPos.com - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Daerah Istimewa Jogjakarta menyebut Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Gesing di Kelurahan Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, diperkirakan diresmikan pada Oktober 2024. Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP DIY Catur Nur Amin mengatakan, peresmian pelabuhan yang semula direncanakan pada triwulan II 2024 harus mundur karena di area kolam masih ditemukan sisa-sisa peledakan batuan keras.

"Rencananya kan (diresmikan) triwulan II, tapi kami melihat masih banyak material hasil peledakan itu masuk ke kolam," ujarnya, Rabu (24/1).

Hingga saat ini, kontraktor yang mengerjakan pembangunan pelabuhan ikan terbesar kedua di Gunungkidul itu masih melakukan pengerukan sisa ledakan batuan yang dapat memicu pendangkalan kolam pelabuhan. Teknik peledakan (blasting) sebelumnya digunakan untuk mempercepat proses pengerukan kolam karena dijumpai kendala berupa kerasnya bebatuan di lokasi.

Menurut dia, sisa-sisa hasil peledakan (blasting) batuan itu kembali memasuki area kolam pelabuhan lantaran terkena gelombang dan terbawa arus. "Sehingga biar nanti saat diresmikan Pak Gubernur (Sultan HB X) sudah benar-benar bagus dan sudah bersih. Kemungkinan awal Oktober 2024 baru bisa diresmikan," ujar dia.

Meski masih melanjutkan proses pengerukan kolam, Catur memastikan pembangunan seluruh infrastruktur di daratan seperti gedung perkantoran sudah tuntas. "Perkantoran sudah selesai, bahkan sudah ada fasilitas meja dan kursi untuk karyawan," kata dia.

Kepala DKP DIJ Bayu Mukti Sasongka menjelaskan pembangunan PPI Gesing yang telah dimulai sejak awal 2022 itu dibiayai menggunakan dana keistimewaan (Danais) mencapai Rp 152.486.220.000. Pelabuhan yang digadang-gadang menjadi "Tourism Fishing Port" atau pelabuhan perikanan berbasis pariwisata itu diperkirakan mampu menampung hingga 40 kapal berkapasitas 10-30 grosston (GT) serta 100 unit kapal motor tempel. Saat resmi beroperasi, DKP DIJ menargetkan pelabuhan itu kelak mampu menyumbang 5.000 ton ikan tangkap per tahun di DIJ.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore