Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 Januari 2024 | 22.10 WIB

Pengadaan Tanah Tol yang akan Menjadi Akses Menuju Bandara Dhoho Kediri Dipercepat, Berikut Rinciannya

Ilustrasi./(Afrizal/JPRK) - Image

Ilustrasi./(Afrizal/JPRK)

JawaPos.com - Meskipun pengadaan tanah tol yang menjadi akses menuju Bandara Dhoho pada tahap I masih belum rampung 100 persen, sebagai salah satu upaya percepatan realisasi akses jalan ke bandar udara, minggu ini pengadaan tanah tahap II sudah dimulai dengan pemasangan patok right of way (RoW) tol.

Sebagai informasi, hingga Minggu (21/1) lalu, proses pengadaan tanah tol akses bandara mencapai 58 persen untuk Kota dan Kabupaten Kediri, dengan rincian bidang tanah yang siap dibangun yakni Kabupaten Kediri 90,35 persen dan Kota Kediri baru 35,40 persen.

Sementara itu, di luar pengadaan tanah tahap I, Tim Pengadaan Tanah (TPT) Jalan Tol Kediri-Tulungagung harus kembali membebaskan 18,5 hektare lahan untuk menunjang akses ke bandara. Pengadaan inilah yang akan dikerjakan pada tahap II.

"Kami yang di Kota Kediri sedang melakukan pematokan RoW (right of way) untuk penlok (penetapan lokasi) tahap II," kata Ketua TPT Jalan Tol Kediri-Tulungagung, Linanda Krisni Susanti, dikutip dari Radar Kediri (Jawa Pos Group) pada Selasa (23/1).

Menurut perempuan yang akrab disapa Nanda ini, di penlok pada tahap II tersebut pengeprasan tanah terjadi di delapan kelurahan Kota Kediri.

Meskipun demikian, pihaknya mengaku akan tetap mendahulukan ruas yang akan menjadi akses ke Bandara Dhoho Kediri, mulai dari Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota, Kelurahan Mojoroto, Gayam, dan Bujel di Kecamatan Mojoroto.

"(Pelaksanaan) pertama akses bandara lagi. Matok-nya juga. Setelah itu melanjutkan sisanya yang di kelurahan lain yang di Kota Kediri sampai ke selatan," lanjutnya.

Nanda juga menyebutkan bahwa pematokan sudah dilakukan di dua kelurahan, yaitu di Kelurahan Bujel dan Gayam. Selanjutnya, TPT baru akan melakukan pematokan di Kelurahan Mojoroto dan Kelurahan Semampir.

"Habis itu nanti dilakukan sosialisasi seperti tahap 1. Setelah sosialisasi, baru nanti warga memasang patok bidang tanahnya," terangnya.

Selain itu, Nanda juga menjelaskan bahwa pemasangan patok bidang tersebut akan diikuti dengan pengukuran tanah.

Ketika ditanya terkait kapan tahap awal pembebasan tanah tersebut selesai, Pejabat dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menegaskan bahwa khusus untuk akses ke bandara ditargetkan selesai lebih awal.

Pihaknya optimis bisa menyelesaikan pematokan RoW di empat kelurahan Kota Kediri tersebut paling lambat besok (24/1).

"Selebihnya nanti mengikuti main road, ya. Yang dari utara ke selatan. Itu kalau kami perkirakan kemarin kurang lebih (bisa selesai) 45 hari untuk keseluruhan sampai Kabupaten Tulungagung," tandasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, TPT Jalan Tol Kediri-Tulungagung baru saja menyelesaikan musyawarah untuk ratusan bidang di Kelurahan Mojoroto.

Dari 141 bidang yang mengikuti musyawarah tersebut secara bertahap pada pekan kemarin, 78 di antaranya sudah menyetujui pembayaran uang ganti rugi (UGR).

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore