Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 9 Agustus 2022 | 03.25 WIB

Jatim Sudah Vaksin 63 Persen Hewan Ternak Antisipasi PMK

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau vaksinasi hewan ternak. Pemprov Jatim for JawaPos - Image

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau vaksinasi hewan ternak. Pemprov Jatim for JawaPos

JawaPos.comPercepatan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) bagi hewan ternak terus dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Senin (8/8), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan vaksinasi PMK tahap II atau revaksinasi hewan ternak di Kabupaten Jember.  

Gubernur Khofifah menyaksikan vaksinasi pada 30 ekor sapi potong milik Peternak Rakyat Pondok Rampal Jember dengan jenis Limousine, Simental, dan PO di Dusun Pondok Rampal, Desa Pondok Joyo, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, 

Gubernur Khofifah menuturkan, percepatan dan perluasan vaksinasi PMK di Jatim tidak boleh melemah. PMK tetap harus menjadi kewaspadaan semua pihak.  

”Monitoring ini adalah upaya kita untuk menjaga ternak-ternak kita tetap sehat. Kalau ternaknya sehat, peternaknya pun menjadi semakin tenang. Jadi tugas pemerintah adalah melindungi peternak dan ternaknya,” ujar Khofifah.  

Hingga Minggu (7/8), tercatat sebanyak 635.050 dosis vaksin PMK tahap I dan II telah disuntikkan di berbagai daerah. Nilai tersebut setara 63 persen dari total 1.003.300 dosis vaksin yang telah diterima Jawa Timur.  

Gubernur berpesan agar kerja sama berbagai elemen masyarakat terus ditingkatkan. Mulai dari level babinsa,babinkamtibmas, hingga kepala desa. Jika ada informasi terkait kondisi ternak kurang sehat segera kordinasi dengan kadis peternakan atau otoritas veteriner terdekat. 

Konfirmasi dua arah dan komunikasi Pentahelix harus terus dilakukan. Gubernur menegaskan bahwa PMK harus diwaspadai oleh semua, bukan hanya peternak.  

”Misal Pak Kades bisa mengkonfirmasi berapa sapi di daerah masing-masing. Jika ada yang belum vaksin, mohon segera dikomunikasikan dengan dinas peternakan, karena semua vaksin dari pusat langsung didistribusikan ke kabupaten/kota,” jelas Khofifah.  

Hal itu mengingat semua vaksin dari pemerintah pusat telah didistribusikan langsung ke kabupaten/kota. 

Sementara itu, dalam rangka percepatan pelaksanaan vaksinasi PMK, Pemprov Jawa Timur melibatkan semua tenaga kesehatan hewan di Jawa Timur. Total sebanyak 2.450 orang yang terdiri atas 950 dokter hewan dan 1.500 paramedik veteriner telah disiapkan untuk percepatan vaksinasi.  

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore