Sungai Mati tercemar limbah pemindangan di Kabupaten Trenggalek.
JawaPos.com–Setelah tahun lalu diklaim sudah menemukan solusi, permasalahan limbah industri pemindangan ikan kembali mencuat di Desa Margomulyo, Kecamatan Watulio, Kabupaten Trenggalek.
Meskipun sudah ada upaya untuk memindahkan limbah pemindangan ikan ke Sentra Pengolahan Hasil Perikanan (SPHP) Bengkorok, nyatanya sebagian pemindang masih saja membuang limbah langsung ke sungai. Kondisi tersebut berdampak bagi warga Margomulyo dan sekitarnya.
Mulai dari air sungai yang berwarna hitam dan berbau tidak sedap, hingga menyebabkan beberapa warga mengalami alergi pernapasan.
Seperti yang dirasakan Joko Suroso, salah satu warga Desa Margomulyo. Dia mengeluhkan kondisi tersebut karena bau dari limbah pemindangan ikan itu sangat mengganggu pernapasan. Selain itu, juga membuat kulit gatal-gatal.
”Itu yang dirasakan warga, tapi kalau untuk dampak lebih lanjutnya kami kurang tahu pasti,” kata Joko.
Joko menyebutkan, saat ini Desa Margomulyo memiliki empat usaha pemindangan. ”Ada yang sudah 40 tahun beroperasi. Ada juga yang sekitar 10 tahun,” jelas Joko.
Keluhan yang sama terkait dampak pemindangan ikan juga dirasakan Bibit Rianto. ”Anak saya sempat mengalami alergi pernapasan. Kalau di sini (Desa Margomulyo) dia batuk-batuk, anehnya kalau dibawa ke Kampak (area Kecamatan Kampak) ya sehat-sehat saja,” tutur Bibit Rianto.
Terkait kondisi tersebut, Bibit Rianto mensinyalir ada pengusaha yang diduga masih membuang limbah ke sungai. Masyarakat sekitar sebenarnya sudah mengadu ke pemerintah desa maupun pemkab. Namun, pihak pemerintah hanya mengatakan bahwa limbah itu hanya limbah rumah tangga.
”Padahal dampak dari limbah ini cukup serius. Dilihat dari warnanya saja sudah berbeda,” sambung Bibit.
Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) sebelumnya juga pernah berjanji untuk menutup usaha pemindangan yang tidak mematuhi regulasi. Tapi hingga saat ini, Kepala Dinas PKPLH belum memberikan tanggapan terkait permasalahan tersebut. Sehingga, pencemaran lingkungan masih berlanjut.
”Pemindangan yang tidak ramah lingkungan harus segera mendapatkan penanganan tegas agar tidak berdampak buruk bagi ekosistem sungai dan kesehatan masyarakat sekitar,” tutur Bibit.
”Pemerintah diharapkan dapat lebih proaktif dalam menjaga dan menyelesaikan permasalahan kesehatan lingkungan dan kesehatan warga di Desa Margomulyo,” tambah dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022