Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 April 2022 | 22.07 WIB

Tim Observatorium Bosscha Lakukan Pengamatan Hilal di Lembang

Observatorium Peneropongan Bintang Bosscha di Lembang, Jawa Barat. Raisan Al Farisi/Antara - Image

Observatorium Peneropongan Bintang Bosscha di Lembang, Jawa Barat. Raisan Al Farisi/Antara

JawaPos.com–Tim Observatorium Bosscha melaksanakan pengamatan hilal jelang Ramadan 1443 Hijriah di Observatorium Bosscha, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Kegiatan itu dilaksanakan pada 29 Maret hingga 2 April, dari pagi hari hingga bulan terbenam di ufuk barat.

Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung menyatakan, Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung melaksanakan pengamatan bulan sabit muda pada hampir setiap bulan. Setiap tahun, Observatorium Bosscha menjadi salah satu rujukan untuk penetapan awal Ramadan dan Syawal bagi Kementerian Agama Republik Indonesia dan masyarakat umum.

Observatorium Bosscha akan menyelenggarakan pengamatan bulan sabit pada 1 April yang merupakan penanda beralihnya bulan Sya’ban ke Ramadan 1443 Hijriah. Kegiatan pengamatan bulan sabit Observatorium Bosscha ditujukan untuk meneliti ambang visibilitas (kenampakan) bulan sebagai fungsi dari elongasi dan ketebalan sabit bulan. Selain itu juga dalam rangka rukyatul hilal Ramadan 1443 Hijriah.

Rukyatul hilal dilakukan pada sore hari dan deteksi sabit bulan dilakukan setelah matahari terbenam. Sabit yang tampak setelah matahari terbenam itu disebut sebagai hilal. Pengamatan dilakukan dengan menggunakan teleskop berukuran 106 mm berjenis refraktor yang dilengkapi detektor kamera berbasis CCD.

Citra yang ditangkap kamera kemudian diproses menggunakan perangkat pengolahan citra untuk meningkatkan tampilan sabit bulan. Kegiatan itu merupakan pengamatan internal yang hanya dihadiri staf Observatorium Bosscha, untuk mematuhi imbauan agar tidak berkegiatan yang melibatkan banyak orang di suatu tempat.

Masyarakat yang berminat dapat menyaksikan pengamatan hilal secara daring melalui live streaming pada kanal YouTube resmi Observatorium Bosscha pada 2 April mulai pukul 17.00 WIB.

Penentuan awal Ramadan dan Syawal di Indonesia dilakukan pihak yang berwenang yakni Pemerintah Indonesia melalui proses sidang itsbat. Tugas Observatorium Bosscha adalah menyampaikan hasil perhitungan, pengamatan, dan penelitian tentang hilal kepada unit pemerintah yang berwenang jika diperlukan sebagai masukan untuk sidang itsbat.

Masyarakat dapat mengakses data dan hasil pengamatan hilal di website Observatorium Bosscha https://bosscha.itb.ac.id.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore