Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Januari 2024 | 17.49 WIB

Sempat Ricuh, Begini Penampakan Ratusan Penumpang yang Antre Refund Tiket Usai Tragedi Anjloknya KA Pandalungan

Antrean penumpang yang hendak menukarkan tiket di Stasiun Surabaya Gubeng, Minggu (14/1) siang../(FOTO: ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA) - Image

Antrean penumpang yang hendak menukarkan tiket di Stasiun Surabaya Gubeng, Minggu (14/1) siang../(FOTO: ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

JawaPos.com – Imbas dari anjloknya KA Pandalungan relasi Stasiun Jakarta Gambir - Surabaya - Jember di emplasemen Stasiun Tanggulangin, Sidoarjo, pada Minggu (14/1) pagi, membuat banyak calon penumpang terpaksa melakukan pembatalan tiket (refund) di Stasiun Surabaya Gubeng pada siang harinya pasca kejadian.

Dilansir Radar Surabaya (JawaPos Grup), para penumpang menyayangkan hal tersebut karena diketahui, sebelumnya mereka tidak mendapatkan informasi sama sekali terkait adanya penundaan pemberangkatan KA menuju daerah yang terdampak dengan anjloknya KA Pandalungan tersebut.

Salah satunya seperti yang diungkapkan Fatih yang hendak pulang ke Banyuwangi dengan menggunakan KA Sritanjung.

Ia menjadi satu dari banyaknya calon penumpang yang sebelumnya tidak mengetahui kabar perubahan pola operasi KA dampak dari kecelakaan KA Pandalungan di Stasiun Tanggulangin itu.

Ia mengaku baru mendapatkan informasi tersebut saat dirinya tiba di Stasiun Gubeng.

"Ya tahunya diberitahu oleh petugas ketika saya tiba di Stasiun Gubeng kalau KA Sritanjung jurusan Banyuwangi gak beroperasi karena ada KA yang ambles (anjlok) di Tanggulangin," ungkap Fatih, seperti yang dikutip Radar Surabaya (JawaPos Grup), pada Senin (15/1).

Sesaat setelah sampai di stasiun, Fatih kemudian diarahkan oleh petugas ke loket tiket untuk melakukan pembatalan tiket (refund).

Ia mengaku harus menunggu lama untuk bisa mendapatkan kompensasi pengembalian uang 100 persen dari pembatalan tiket tersebut karena kondisi saat itu sangat antre.

"Ya uangnya dikembalikan 100 persen," imbuhnya.

Saat itu, petugas juga memberi tahu bahwa PT KAI Daop 8 Surabaya memberikan fasilitas bus untuk penumpang yang akan melanjutkan KA di Stasiun Bangil.

"Ya kata petugas kalau mau naik KA ke Banyuwangi harus ke Stasiun Bangil, tapi gak ada bus yang mengangkut ke Bangil. Bingung juga sih gak tahu naik apa sekarang," tuturnya saat ditemui Radar Surabaya (JawaPos grup) di Stasiun Gubeng.

Alhasil karena tidak ada transportasi menuju ke KA di Stasiun Bangil, Fatih pun terpaksa harus menggunakan jalan darat, yakni dengan bus menuju Banyuwangi.

"Ya ini mau ke terminal (Bungurasih), rencana naik bus ke Banyuwangi," jelasnya.

 Hal yang sama juga dirasakan oleh calon penumpang lainnya bernama Rinda.

Ia mengaku baru mengetahui dari petugas beberapa saat saja ketika dirinya akan boarding tiket.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore