
Muhammad Zinedine Alam Ganjar hadiri acara yang diselenggarakan oleh Generasi Perintis dalam tajuk Muda, Berani, Berprestasi: Inspirasi untuk Bantul. (Istimewa)
JawaPos.com - Muhammad Zinedine Alam Ganjar hadiri acara yang diselenggarakan oleh Generasi Perintis dalam tajuk Muda, Berani, Berprestasi: Inspirasi untuk Bantul. Acara tersebut dihadiri oleh ratusan pemuda se-provinsi DIJ, dalam kesempatan tersebut Alam berdiskusi dan menyampaikan sejumlah isu utama yang mempengaruhi dinamika kehidupan generasi muda saat ini.
Alam pun menyampaikan hal penting yang perlu ditanamkan, yakni bagaimana pemuda bisa konsisten dan fokus dalam mencari bidang yang akan digeluti.
"Banyak banget tapi ada satu hal yang selalu aku dapat dari beberapa pembicaraan adalah bagaimana kita bisa mencari fokus dan kesenangan sehingga hal itu mampu jadikan suatu landasan untuk kita bisa beraktivitas," buka Alam di Sakatembi, Bantul, DIJ, Rabu (10/1).
Sejumlah isu dan aspirasi menjadi catatan bagi Alam, terutama menyikapi soal bagaimana perempuan bisa berkarya hingga menghasilkan prestasi untuk daerahnya. Selain itu, Alam menyampaikan bagaimana peluang dan stigma industri kreatif, dalam hal ini eSports di pandang di kalangan masyarakat.
"Ada isu terkait perempuan, gimana sebagai perempuan bisa berkarya untuk daerah kita. Kmudian tadi ada beberapa yang cerita soal eSports dan stigmanya masyarakat melihat ini sebagai industri yang serius," tutur Alam.
Menurutnya, dengan antusiasme yang ditunjukan oleh masyarakat pemuda di Bantul, hal tersebut menunjukan upaya konkret yang sedang ditempuh guna menjawab tantangan dan dinamika kehidupan bermasyarakat.
"Dinamika ke depannya sangat-sangat cepat berubah sehingga bisa harus adanya adaptasi yang tepat dan juga cepat, maka edukasi seperti ini jadi langkah konkret kemana dan bagaimana kita harus melangkah," kata Alam.
Untuk itu, Alam menegaskan pentingnya kolaborasi dari pemuda untuk turut serta aktif sehingga menjadi modal awal bagaimana suatu industri yang diminati sustainable dan adaptif dalam berbagai demand market yang ada.
Alam pun berpesan agar generasi muda terus menebarkan kebermanfaatan dan melakukan inovasi demi keberlangsungan suatu daerah. "Untuk itu semuanya harus tetap berkreasi secara positif dan menebarkan kebermanfaatan secara luas," tutupnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
