Konvoi massa pesilat dikawal oleh petugas kepolisian di ruas jalan RA Basuni, Sooko, Kabupaten Mojokerto. (Martda Vadetya/ Radar Mojokerto)
JawaPos.com – Konvoi massa pesilat diketahui mendatangi Kantor Pengadilan Negeri Mojokerto pada Rabu (10/1) pagi.
Massa yang datang beriringan, terpantau mengendarai sepeda motor dan memadati ruas Jalan RA Basuni, Sooko, Kabupaten Mojokerto.
Konvoi massa pesilat itu, diketahui merupakan anggota perguruan silat Persatuan Setia Hati Winongo (PSHW) yang berasal dari Mojokerto dan daerah sekitarnya seperti Jombang, Sidoarjo, hingga Surabaya.
Dilansir dari Radar Mojokerto (JawaPos Group), mulai sekitar pukul 09.00 WIB konvoi massa pesilat secara bertahap memadati depan Kantor Pengadilan Negeri Mojokerto di Jalan RA Basuni, dimana jumlah massa diperkirakan mencapai ratusan orang.
Massa pesilat tersebut datang tidak dengan tangan kosong tetapi memakai seragam silat serta membawa atribut perguruannya seperti syal dan bendera berlogo PSHW.
Menanggapi kedatangan rombongan pesilat itu, Petugas Kepolisian dari Polres Mojokerto dan Kota menyiagakan personelnya di lokasi.
Hal tersebut untuk mengantisipasi terjadinya kericuhan serta hal yang tidak diinginkan.
Baca Juga: Berawal dari Konvoi, Tiga Pengendara Asal Kediri Jadi Tersangka Akibat Kericuhan di Jalan Raya
Kemudian, dari pantauan tim Radar Mojokerto (JawaPos Group) Petugas kepolisian bersenjata lengkap tampak bersiaga di lokasi dengan membawa alat pemukul hingga gas air mata.
Selain itu, petugas kepolisian juga melakukan pengalihan arus lalu lintas di Simpang Penarip, Kecamatan Kranggan, dan Simpang Empat Sooko.
Pengalihan arus lalu lintas tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi kemacetan yang akan terjadi di ruas jalan RA Basuni.
Hal itu lantaran kedua ruas jalan RA Basuni yang berada di depan Kantor Pengadilan Negeri Mojokerto dipadati oleh massa.
Disinyalir tujuan dari massa pesilat yang datang ke Kantor Pengadilan Negeri Mojokerto tersebut adalah sebagai bentuk solidaritas terhadap anggota mereka yang sedang menjalani proses hukum.
Sebelumnya pada 30 Oktober 2023 lalu, Satreskrim Polres Mojokerto Kota meringkus enam orang anggota PSHW karena dugaan penganiayaan terhadap tiga orang pesilat dari perguruan lainnya di Dusun Clangap, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
