
Petugas dari maskapai memeriksa dokumen kelengkapan calon penumpang sebelum mencetak tiket fisik./ (Foto: Wahyu Adji/JPRK)
JawaPos.com – Simulasi operasional Bandara Dhoho Kediri yang dipimpin oleh PT Angkasa Pura I sebagai operator, pada Sabtu (6/1), secara keseluruhan berjalan dengan lancar.
Dilansir Radar Kediri (JawaPos Grup), pada Minggu (7/1), Dalam simulasi tersebut, ratusan orang dari berbagai pihak terkait turut dilibatkan.
Selain itu, segala hal terkait alur pelayanan Bandara Dhoho Kediri pun diuji cobakan dalam simulasi itu.
Pertama-tama, alur pelayanan bandara yang disimulasikan, dimulai dari kedatangan penumpang yang turun di drop zone Bandara Dhoho Kediri yang digambarkan secara detail.
Selanjutnya, setelah turun di drop zone, simulasi dilanjutkan dengan adanya pengarahan kepada para penumpang untuk segera menuju ke ruang keberangkatan bandara.
Di depan ruang keberangkatan, terdapat beberapa petugas yang sudah bersiap. Dalam simulasi itu, para petugas mulai mengecek tiket-tiket milik penumpang pesawat.
Setelah data penumpang dicocokkan dan dianggap sudah sesuai, barulah para penumpang diperbolehkan untuk masuk ke ruang keberangkatan bandara.
Di dalam ruang keberangkatan, penumpang diinstruksikan untuk melakukan check in terlebih dulu. Di proses boarding ini, mereka mendapat tiket fisik.
Tiket fisik itu akan digunakan sebagai bekal masuk ke ruang tunggu. Namun, sebelum ke ruang tunggu, penumpang wajib melewati pintu metal detector terlebih dahulu.
Sementara itu, untuk barang bawaan penumpang, diinstruksikan untuk dilakukan pemeriksaan dengan melewati mesin Xray. Jika dinyatakan aman, penumpang baru diperbolehkan masuk.
Para penumpang kemudian menunggu sekitar 30 menit. Setelah itu, baru mereka dipersilahkan masuk ke garbarata Bandara Dhoho Kediri yang sudah disiapkan.
Pada saat itu, petugas mulai mengumumkan tiap tahapan penerbangan dengan menggunakan setidaknya tiga bahasa, yakni bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan bahasa Jawa krama inggil.
Setelah simulasi pada Jumat (6/1) kemarin, sumber media ini di Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan, simulasi tersebut bertujuan untuk mengukur level of service (tingkat pelayanan), kesiapan fasilitas dan sistem di Bandara Dhoho Kediri.
“Kami harapkan doa dan dukungan masyarakat agar persiapan final ini bisa berjalan lancar," kata sumber media ini di Kemenhub, seperti yang dikutip Radar Kediri (JawaPos Grup), pada Minggu (7/1).
Pihak terkait juga akan melakukan evaluasi setelah simulasi kemarin dilakukan.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
