Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 November 2018 | 12.10 WIB

Mayat Mr X Terombang-Ambing di Sungai Kapuas

EVAKUASI. Petugas sedang mengevakuasi jasad Mr X ke Pelabuhan Senghie, Kamis (29/11). - Image

EVAKUASI. Petugas sedang mengevakuasi jasad Mr X ke Pelabuhan Senghie, Kamis (29/11).

JawaPos.com - Seorang penambang speedboat penyeberangan di Pelabuhan Senghie, Marsuki menemukan mayat laki-laki berkaos hitam mengapung di tengah-tengah Sungai Kapuas, Kamis (29/11).


"Mayat itu saya temukan sekitar jam tiga sore lewat lah," katanya usai mengevakuasi mayat tersebut, dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Jumat (30/11).


Menurutnya, sebelum ia membawa mayat itu ke Pelabuhan Senghie, banyak warga sekitar juga sudah melihat mayat itu terombang-ambing terbawa arus. "Sudah terapung-apung dari arah hulu. Sempat ditonton orang ramai-ramai. Saya langsung datang ke tengah. Sekali saya cek rupanya mayat," katanya.


Setelah itu, Marsuki melanjutkan, dia langsung membawa mayat tersebut ke pinggir Pelabuhan Senghie. Setelah tiba di pelabuhan, warga pun membantu mengangkat mayat itu.


Tak lama berselang, petugas dari Kantor SAR Pontianak dan anggota dari Unit Patroli Pos Polair juga berdatangan untuk melakukan evakuasi lebih lanjut.


Mayat yang kondisinya sudah membengkak itu lansung dimasukkan ke kantong jenazah. Kepala Unit Patroli Pos Polair Kota Pontianak, Iptu D Mardun mengatakan, mayat tersebut sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedarso, untuk diidentifikasi.


"Sampai saat ini, identitas mayat ini memang belum diketahui secara pasti. Nanti dari tim Dokter Forensik akan memeriksanya. Tapi, dari penglihatan kasat mata, diperkirakan umur korban ini sekitar 30 tahun lah," katanya.


Menurutnya, sebelum mayat tersebut dibawa ke RS, sempat ada warga dari Arang Limbung, Sungai Raya, Kubu Raya datang mengeceknya. Sebab, warga tersebut juga kehilangan keluarganya sejak dua hari yang lalu, yang diduga kuat terjatuh di Sungai Kapuas usai mengalami tabrakan dengan sebuah kapal tongkang.


"Setelah diceknya, mereka meragukan mayat itu adalah keluarganya. Karena pakaian korban dinilai tak sesuai. Jadi, akhirnya kami bawa mayat itu ke rumah sakit untuk diidentifikasi," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore