
ILUSTRASI: Erupsi Gunung Merapi terlihat dari Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah, pada Jumat (10/4). Mohammad Ayudha/Antara
JawaPos.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman mencatat masyarakat Sleman di tujuh padukuhan lereng Gunung Merapi dan Perbukitan Prambanan tinggal pada wilayah rawan bencana.
Kepala Bidang pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sleman, St. Haenry Dharma Widjaja, mengatakan, terdapat 2.940 jiwa tinggal di daerah rawan bencana erupsi Gunung Merapi, gempa bumi, dan longsor.
Ia mengatakan masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana paling banyak terdapat di lereng Gunung Merapi. “Secara umum lereng Merapi berada di Kalurahan Wonokerto, Girikerto, Purwobinangun, Hargobinangun, Umbulharjo, Kepuharjo, dan Glagaharjo,” ujar Haenry kepada Radar Jogja (Jawa Pos Grup), Jumat (7/12).
Baca Juga: Tiket Konser NCT 127 di Jakarta Tetap Sold Out Meski Fans Sempat Protes Kemahalan, Ini Alasannya!
Sebelumnya, Kepala BPBD Sleman, Makwan, meminta agar masyarakat juga mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi saat pergantian musim kemarau ke penghujan seperti sekarang.
Hal tersebut akan ditandai dengan cuaca ekstrem berupa angin kencang disertai hujan deras. Selain itu, peralihan musim juga akan membuat pembentukan awan cumulonimbus yang dapat memicu bencana angin puting beliung sampai hujan es.
"Kondisi itu juga dapat mengakibatkan bencana tanah longsor, serta banjir lahar dingin kalau hujan terjadi di lereng Merapi,” ungkap Makwan.
Saat ini gunung yang terletak di Provinsi Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) dan Jawa Tengah ini berstatus siaga atau level tiga. Gunung ini memiliki potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas di sektor selatan-barat daya. Meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 kilometer.
Baca Juga: Jangan Salah Pilih! Ini Dia Perbedaan Antara Body Lotion dan Body Serum untuk Atasi Kulit Kering
Selain itu, pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 kilometer dan Sungai Gendol 5 kilometer. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak.
Sepanjang Jumat (8/12) Gunung Merapi tercatat 39 kali gempa Guguran dengan amplitudo 3-20 mm berdurasi gempa 37.64-122,84 detik, 3 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 30-35 mm dengan durasi gempa 10-11,44 detik, serta satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 3 mm berdurasi 61,72 detik.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
