Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 November 2023 | 20.31 WIB

Masuk Musim Hujan, BPBD Tuban Imbau Enam Kecamatan Ini Waspada Bencana

Lahan petani di Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel yang terendam banjir pada 19 Februari lalu. - Image

Lahan petani di Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel yang terendam banjir pada 19 Februari lalu.

JawaPos.com–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan di musim hujan yang mulai datang.

\Kewaspadaan yang dimaksud, adalah berkaitan dengan ancaman bencana alam seperti banjir bandang, tanah longsor, dan lainnya.  Kepala Pelaksana BPBD Tuban Sudarmaji mengungkapkan, sepanjang Januari – Oktober, tercatat sudah terjadi sebanyak 356 bencana. Paling banyak terjadi adalah bencana hidrometeorologi.

”Adapun rincian dari ratusan kejadian tersebut, di antaranya banjir biasa 87 kejadian, tanah longsor 7 kejadian, pohon tumbang 26 kejadian, angin putting beliung 5 kejadian, korban tenggelam 25 kejadian, abrasi 9 kejadian, dan kekeringan 14 kejadian,” terang Sudarmaji.

Kemudian, lanjut dia, kejadian membahayakan nyawa sebanyak 24 kejadian, kegagalan teknologi 22 kejadian, kebakaran hutan dan lainnya 3 kejadian, gempa 14 kejadian, dan yang lain-lain 2 kejadian. Kabupaten Tuban ada setidaknya enam kecamatan yang berpotensi besar terjadi bencana banjir bandang di musim hujan ini.

”Yakni Kecamatan Plumpang, Rengel, Soko, Kenduruan, Senori, dan Parengan. Banjir bandang terparah terjadi di Desa Suciharjo, Kecamatan Parengan, akibat luapan Sungai Kali Kening yang menggenangi permukiman yang dihuni kurang lebih 2.800 kepala keluarga,” kata Sudarmaji, dilansir dari Radar Tuban (Jawa Pos Group), Rabu (29/11).

Ada banyak faktor penyebab terjadinya banjir bandang. Salah satunya, kata dia, adalah hilangnya tegakan atau galengan sawah yang dikepras petani. Hal itu membuat aliran langsung mengguyur ke permukiman secara langsung.

Sudarmaji mengimbau kepada masyarakat Tuban, utamanya keenam kecamatan tersebut, agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan. ”Diharapkan semua warga melakukan antisipasi dini terhadap potensi banjir dan bencana lain,” imbuh Sudarmaji.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore