Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 November 2023 | 23.07 WIB

Ketua DPD PDIP Sulteng Bantah Isu Intel Ikut Rapat Internal di Palu

Ketua DPD PDIP Sulawesi Tengah Muharram Nurdin membantah kabar adanya intelijen kepolisian yang mengikuti agenda rapat internal di Palu, beberapa waktu lalu. - Image

Ketua DPD PDIP Sulawesi Tengah Muharram Nurdin membantah kabar adanya intelijen kepolisian yang mengikuti agenda rapat internal di Palu, beberapa waktu lalu.

JawaPos.com–DPD PDIP Sulawesi Tengah membantah kabar adanya pihak intelijen dari kepolisian yang mengikuti agenda rapat internal di Palu, beberapa waktu lalu.

Ketua DPD PDIP Sulawesi Tengah Muharram Nurdin membenarkan pihaknya memang sempat mengadakan kegiatan Rakerda internal di wilayah Palu. Hanya saja, dia memastikan tidak ada satu pun pihak luar yang disebut mengikuti agenda yang dibuka Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto tersebut.

”Bahwa ada berita disusupi itu yang kemudian saya tidak tahu, ini siapa yang menyusupi dan seperti apa. Tapi bahwa ada kegiatan Rakerda, iya ada,” ujar Muharram Nurdin kepada wartawan, Rabu (22/11).

Muharram mengakui tidak mengikuti kegiatan tersebut sampai usai lantaran harus mendampingi Hasto berkeliling. Namun berdasar pengakuan stafnya di lokasi, dia memastikan tidak ada pihak asing yang menjadi peserta Rakerda.

”Saya sudah tanya staf saya yang ada, memang yang sudah kami kenal semuanya yang masuk ke dalam (rapat) itu,” jelas Muharram Nurdin.

Muharram menegaskan tidak ada satu pun pihak intel yang disebut-sebut mengikuti rapat internal. Dia juga mengaku akan berkoordinasi dengan DPP beserta TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD untuk mengklarifikasi isu tersebut.

”Bahwa laporan ada intel di dalam sudah kita klarifikasi, tapi saya menganggap clear saja karena memang sampai sekarang tidak ada laporan dari staf saya seperti itu,” tutur Muharram Nurdin.

”Kita juga sudah klarifikasi ke DPP bahwa kita tidak ada masalah. Itukan dari TPN, tapi infonya dari Pak Sekjen, menurut Staf Pak Sekjen. Ini sedang saya klarifikasi kalaupun ada orang di dalam itu bukan bermaksud karena kami sudah terbiasa,” imbuh dia.

Sementara itu Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Agus Nugroho juga memastikan seluruh jajarannya tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis termasuk pengerahan intelijen kepada partai politik.

”Polri sesuai amanat UU Nomor 2 Tahun 2002, Polri bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak terlibat politik praktis. Polri fokus pada keamanan agar Pemilu 2024 dapat berlangsung dengan aman damai dan sejuk,” papar Agus Nugraho.

Sebelumnya, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD menyebut ada polisi mendatangi kegiatan yang dihadiri Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Palu, Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu. Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis mengatakan, saat itu Hasto sedang memberi pengarahan di DPC PDIP Palu.

”Nah ketika dia (Hasto) melakukan itu, kantor DPC PDIP Palu itu didatangi delapan orang polisi, itu acara internal PDIP,” kata Todung di Media Center TPN, Jakarta, Selasa (21/11) malam.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore