
Sekretaris PGRI Kota Cirebon Eka Novianto.
JawaPos.com–Pengurus PGRI Kota Cirebon kecam aksi penggerudukan kantor Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) oleh sejumlah orang yang mengklaim diri sebagai Pengurus PB PGRI periode 2023-2028.
Sekretaris PGRI Kota Cirebon Eka Novianto menyatakan, aksi tersebut merusak organisasi. Pihaknya hingga kini solid mendukung kepemimpinan Unifah Rosyidi sebagai Ketua Umum PB PGRI.
”Kami masih mengakui kepemimpinan Unifah Rosyidi hingga Kongres atau pergantian Ketua Umum PB PGRI pada Maret 2024,” tegas Eka di Sekretariat PGRI Kota Cirebon, Jumat (17/11).
Eka menyebutkan, KLB Surabaya pada pemilihan ketua umum tidak memenuhi kuorum dan melanggar AD/ART PGRI. Saat itu hanya dihadiri 3 provinsi saja. Sedangkan 31 provinsi lain, tetap solid mendukung Ketua Umum PB PGRI Unifah Rosyidi.
”Undangan untuk KLB juga dikeluarkan bukan oleh ketua umum. Tapi oleh ketua dan sekjen yang selama ini bermasalah di PGRI,” ujar Eka.
”Di AD/ART itu sudah jelas, ketika anggota PGRI terlibat atau ikut serta dalam kontestasi politik dan menjadi anggota partai politik harus mengundurkan diri. Sekjen nyalonin DPR RI di wilayah Nusa Tenggara, dia tidak mengundurkan diri, cuma minta cuti. Justru menandatangani surat untuk KLB, itu jelas melanggar AD/ART,” sambung dia.
Eka menegaskan, PGRI Kota Cirebon menolak dan tidak mengakui kepemimpinan Teguh Sumarno untuk memimpin PB PGRI. KLB PGRI yang digelar pada 3-4 November 2023 di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, yang menghasilkan Teguh Sumarno sebagai Ketua Umum PB PGRI periode 2023-2028 tidak sah.
”Kalau SK dari Kemenkumham kan selama prosedur KLB maupun berita acara dan segala macam pengusulan secara online. Kenapa main ACC saja. Notaris yang membuat surat pengantar dan yang lainnya tidak menganalisis lebih jauh, ini sangat disesalkan,” tambah Eka.
Eka mengapresiasi PGRI Jawa Barat yang sudah membuat pernyataan dukungan terhadap Unifah Rosyidi sebagai Ketua Umum PB PGRI. PGRI Jabar dengan tegas menolak dan mengecam tindakan oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan PB PGRI yang memecah belah dan mencoreng citra guru.
”Intinya PGRI Kota Cirebon tetap solid mendukung Unifah Rosyidi untuk memimpin PGRI. Bahkan mendukung beliau untuk periode berikutnya,” tegas Eka.
Sementara itu, masih terkait aksi pengurus PB PGRI versi Teguh Sumarno, Pengurus PGRI Jawa Barat mengeluarkan pernyataan resminya. Dalam pernyataannya PGRI Jabar menyatakan mengutuk keras cara inkonstitusional dan ilegal yang dilakukan pihak yang tidak bertanggung jawab memecah belah soliditas dan persatuan kesatuan serta kebersamaan Pengurus PB PGRI yang sah hasil Kongres XXII PGRI 2019 di Jakarta.
Selain itu, menyatakan seluruh pengurus dan anggota PGRI di tingkat provinsi, kabupaten/kota, cabang sampai ranting Se-Jawa Barat tetap mendukung dan mengikuti serta melaksanakan kebijakan dan program PB PGRI yang dipimpin Unifah Rosyidi sampai pada Kongres XXIII pada Maret 2024.
”Kita tetap pada satu komando dalam melakukan pergerakan agar tetap terjaga persatuan dan kesatuan serta kebersamaan yang lebih kuat,” kata Ketua PGRI Jabar Dede Amas dalam pernyataan tertulisnya.
Terpisah, Ketua Umum PB PGRI Unifah Rosyidi meminta para pengurus PGRI provinsi dan daerah mempercayakan penyelesaian masalah itu kepada PB PGRI.
”Tetap tenang, kita baru mulai. Siapa yang menabur dia yang akan menuai. Negara ini negara hukum. Tetaplah jaga sikap, rendah hati, biarlah proses hukum yang berbicara,” ujar Unifah Rosyidi.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
