Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 November 2023 | 01.52 WIB

Dinkes Jogjakarta Imbau Masyarakat Gunakan Masker Cegah Cacar Monyet

Ilustrasi cacar monyet. Dok JawaPos - Image

Ilustrasi cacar monyet. Dok JawaPos

JawaPos.com–Dinas Kesehatan Kota Jogjakarta mengimbau masyarakat kembali menggunakan masker. Hal itu sebagai salah satu upaya mencegah penularan cacar monyet atau monkeypox yang kasusnya sudah ditemukan di Indonesia.

”Untuk pencegahannya sebetulnya yang utama penggunaan masker masih relevan karena tidak hanya untuk (mencegah) Covid-19 tapi untuk seluruh penyakit menular,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogjakarta Emma Rahmi Aryani seperti dilansir dari Antara di Balai Kota Jogjakarta, Rabu (1/11).

Selain menggunakan masker saat beraktivitas, Emma mengatakan, budaya 3M termasuk menjaga jarak dan rajin mencuci tangan yang biasa diterapkan kala pandemi Covid-19 perlu digalakkan kembali.

”Makan daging juga harus benar-benar matang dan yang utama juga PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat),” ujar Emma Rahmi Aryani.

Emma memastikan belum ada laporan masuknya kasus penyakit cacar monyet di wilayah Kota Jogjakarta. Berdasar data Kemenkes, kasus cacar monyet di Indonesia hingga kini baru ditemukan di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

”Semoga saja memang tidak sampai ke Jogjakarta,” tutur Emma Rahmi Aryani.

Untuk mencegah penyakit itu masuk ke Kota Jogjakarta, dinkes mulai meningkatkan surveilans kasus cacar monyet di seluruh fasilitas kesehatan. Termasuk puskesmas dan rumah sakit.

Menurut Emma, surveilans berbasis masyarakat diperkuat melalui surveilans kelurahan yang bakal berlangsung di 45 kelurahan di Kota Jogjakarta.

”Petugas surveilans akan melakukan pengamatan terus menerus secara aktif, mengumpulkan informasi dan rumor berita cacar monyet di masyarakat untuk dilaporkan secara rutin,” terang Emma Rahmi Aryani.

Dia menjelaskan, cacar monyet merupakan penyakit menular yang disebabkan virus monkeypox dan termasuk dalam kelompok zoonosis atau bisa ditularkan dari hewan ke manusia.

”Namun saat ini sudah berkembang menjadi antarmanusia. Ini yang sudah banyak terjadi sekarang,” ucap Emma Rahmi Aryani.

Penularan cacar monyet, lanjut Emma, bisa menimpa siapa pun melalui sentuhan dengan orang atau hewan yang terinfeksi virus monkeypox.

”Penularan penyakit ini bisa dengan berbicara face to face atau pelukan, kemudian ciuman, dan berhubungan seks,” tutur Emma Rahmi Aryani.

Berhubungan seks dengan banyak pasangan, tambah Emma, juga berpeluang menjadi sarana penularan penyakit itu. ”Sehingga hindari berhubungan seks dengan banyak pasangan, kemudian jangan berhubungan seks dengan pasangan yang menunjukkan gejala ruam di kulit,” kata Emma Rahmi Aryani.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore