Kepala Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro bercerita tentang warganya yang masih mengkonsumsi ulat sebagai lauk makan atau camilan. Sumber: Radar Bojonegoro.
JawaPos.com – Baru-baru ini viral di sosial media, sebuah video yang menunjukkan siswa SD membawa bekal ke sekolah berupa nasi dengan lauk beberapa ekor ulat. Diketahui, video tersebut diambil dari salah satu SD di Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro, Jawa Timur.
Menyadari salah satu warganya viral di sosial media karena ulat, Kepala Desa Meduri, Sarko, akhirnya angkat bicara. Ia menanggapi ragam spekulasi warganet, tentang bagaimana bisa ada orang yang masih mengkonsumsi ulat di era sekarang.
Dilansir dari Radar Bojonegoro (Jawa Pos Group), Jumat (13/10), Sarko menjelaskan bahwa warganya memang masih banyak yang mengkonsumsi ulat sebagai lauk makan atau sekadar camilan, terkhusus bagi mereka yang tinggal di Kawasan Hutan Margomulyo.
Menurutnya, warga Kawasan Hutan Margomulyo terbiasa menjadikan ulat sebagai lauk saat menjelang musim hujan.
“Bisa dimasak dengan diberi bumbu seperti masakan lain dan digoreng. Kalau dibuat sayur belum pernah,” kata Sarko.
Adapun beberapa ulat yang biasa dikonsumsi warga adalah ulat walikukun dari jenis pohon kecil, ulat kelapa, ulat pisang, hingga kepompong ulat jati. Sementara ulat yang ada di video, adalah ulat gendon yang berasal dari ulat pohon gude atau turi.
Ulat walikukun, kata Sarko, memiliki citarasa yang gurih dan nikmat. Tak ayal, warga pun menyukainya sebagai kudapan favorit. Meski begitu, ulat walikukun tidak serta merta menjadi lauk sehari-hari.
Sarko menjelaskan, menjelang musim hujan sekitar satu atau dua minggu, warga akan berbondong-bondong memanen ulat dari hutan. Tak hanya untuk dikonsumsi pribadi, banyak dari mereka yang juga menjualnya.
“Harganya lumayan,” tambahnya.
Baca Juga: Viral! Video Kebakaran Hebat Melanda Argentina, Diduga Dari Api Unggun untuk Membuat Kopi
Umumnya, ulat walikukun dijual dalam kemasan gelas air mineral atau sekitar 200 cc, dengan harga Rp 7000, dan dijual perkilo Rp 30 ribu.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
